Melanggar Protokol Kesehatan, 16 Orang Di-Rapid Tes Antigen

0
818
Melanggar Protokol Kesehatan, 16 Orang Di-Rapid Tes Antigen
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Tim Yustisi Kota Denpasar menjaring 24 orang pelanggar protokol kesehatan saat melakukan penertiban Protokol Kesehatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di wilayah Kelurahan Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Barat, yakni di seputaran Jalan Nusa Kambangan, Jalan P. Buru, Jalan Diponegoro dan Jalan Maluku, Selasa (16/2/2021).

BACA JUGA: Pelantikan Walikota Denpasar Terpilih Diundur, Made Toya Ditunjuk Jadi Pelaksana Harian

Dari jumlah yang terjaring sebanyak 16 orang langsung di-rapid test antigen oleh tim kesehatan dan hasilnya semua non reaktif. “Dalam kegiatan ini hanya 16 di-rapid test antigen karena pelanggar yang lain telah membawa hasil swab,” ungkap Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut Sayoga mengatakan, rapid test antigen yang dilakukan kepada pelanggar adalah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 secara real, sehingga selain sidak masker, upaya menekan penularan Covid-19, pelanggar juga harus diketahui kondisi kesehatannya. Jika dalam sidak ini pelanggar ada hasil rapid testnya reaktif, maka akan langsung digiring ke rumah sakit untuk diisolasi.

Menurutnya, selama bertugas tidak mengalami kesusahan, namun dia tidak menutup kemungkinan bahwa ada masyarakat yang marah-marah saat dilakukan penertiban. Marahnya pelanggar, menurut Sayoga, mungkin karena jenuh dengan pandemi ini dan juga karena faktor perekonomian masyarakat. Mengingat banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaannya maupun dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

BACA JUGA: Bangun Sinergisitas, Pengurus PKS Silaturahmi Dengan Gubernur Bali

Maka untuk mengatasi hal itu, setiap penetiban pihaknya juga memberikan nasi bungkus secara gratis kepada para pelanggar. “Kami akan terus melakukan operasi yustisi terkait kedisiplinan protokol kesehatan, untuk menekan penularan Covid-19,” katanya.(up)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini