Kunjungan Jokowi ke NTT Picu Kerumunan Warga, Begini Kata Pemda Sikka

0
1141
Kunjungan Jokowi ke NTT Picu Kerumunan Warga, Begini Kata Pemda Sikka
Warga Maumere, Sikka, NTT, yang antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Peristiwa kerumunan warga Maumere, Sikka, NTT, yang antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi menjadi sorotan. Dalam kasus itu, warga memadati sepanjang jalan dari Bandara Frans Seda Maumere hingga menuju Bendungan Napun Gete yang akan diresmikan. Sejak Selasa (23/2) pagi, warga Kota Maumere dan sekitarnya mulai tampak membersihkan jalan dan memasang bendera Merah Putih.

Siang harinya, mereka mulai memadati sepanjang jalan ke arah timur dari pertigaan Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Waioti, hingga menuju ke Bendungan Napun Gete. Kerumunan pun tak terelakkan.

BACA JUGA: Menkeu Sebut Penerimaan Pajak Penghasilan Merosot Karena Pengangguran Naik

Seharusnya kerumunan di masa pandemi tidak boleh terjadi. Hal itu disampaikan jubir Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito. “Mohon agar pemerintah daerah antisipatif terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” kata Prof Wiku.

Prof Wiku juga mengimbau masyarakat tetap disiplin meski dia memahami antusiasme masyarakat menyambut Presiden. “Kita semua harus melakukan penyesuaian agar bisa meminimalisasi penularan COVID-19,” katanya.

Penjelasan Pemda

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Roberto Diogo akan melakukan contact tracing terhadap kerumunan massa yang terjadi saat kunjungan Presiden Joko Widodo.

Fransiskus Roberto Diogo yang juga Bupati Sikka ini mengatakan, sebelum kedatangan Presiden Joko Widodo ke Sikka, pihak pemerintah dan gugus tugas telah menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kerumunan.

BACA JUGA: Pemerintah Pusat dan Daerah Buka Lowongan 1,3 Juta CPNS

“Itu spontanitas dari masyarakat Sikka, sebelumnya juga kami sudah sampaikan untuk tidak berkerumun tapi mungkin mereka (masyarakat) sangat menantikan bapak presiden,” jelasnya.

Sekretaris II Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus. Dia menjelaskan sebelum kedatangan sudah dilakukan upaya pencegahan dari gugus tugas dengan melakukan himbauan kepada masyarakat.

“Tetapi (antusias) masyarakat tidak bisa kita hindari,” kata Petrus yang juga Kepala Dinas Kesehatan Sikka.(ra)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini