Muhammadiyah Apresiasi Political Will Presiden Jokowi Cabut Perpres Soal Investasi Miras

0
6256
Haedar: Muhammadiyah Harus Berada di Garis Depan untuk Kemajuan Umat Islam
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. KH.Haedar Nashir
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi atas political-will Presiden Jokowi dengan mencabut Perpres no 10/2021.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, langkah yang diambil telah menjukkan pemerintah bersikap demokratis dan legowo atas aspirasi dan keberatan luas umat beragama khususnya umat Islam, termasuk di dalamnya Muhammadiyah.

BACA JUGA: Setahun Pandemi Covid-19, Jokowi Ingin Segera Terbentuk Imunitas Masyarakat

“PP Muhammadiyah juga secara resmi telah menyampaikan penolakan dan minta pencabutan atas  Perpres tersebut.  Langkah pencabutan Perpres tersebut oleh Presiden merupakan sikap politik yang positif dan menunjukkan keterbukaan pemerintah atas kritik dan masukan konstruktif masyarakat  demi kemaslahatan bangsa,” tutur Haedar pada Selasa (2/3).

Pemerintah tentu memahami bahwa masalah miras bukan hanya urusan umat beragama semata yang memang di dalam Islam diharamkan, tetapi juga dapat merusak mental dan moral bangsa.

BACA JUGA: Gubernur Bali Minta ASITA Bersatu Mutlak harus Dilakukan

“Pembangunan ekonomi tentu sangat didukung penuh oleh semua pihak, asalkan tidak bertentangan dengan nilai Pancasila, agama, dan kebudayaan luhur Indonesia. Masih terbuka banyak bidang yang dapat dikembangkan dalam pembangunan ekonomi dan investasi di negeri ini,” tutup Haedar. (bob)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini