Budayawan Eros Djarot Apresiasi Dharma Negara Alaya Kota Denpasar

0
809
Budayawan Eros Djarot Apresiasi Dharma Negara Alaya Kota Denpasar
Budayawan Indonesia, Eros Djarot yang secara khusus berkunjung ke DNA Art and Creative Hub Kota Denpasar pada Jumat (26/3/2021).
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Apresiasi terhadap keberadaan Dharma Negara Alaya (DNA) Kota Denpasar sebagai ruang kreativitas anak muda terus mengalir. Kali ini datang dari seniman atau budayawan Indonesia, Eros Djarot yang khusus berkunjung ke DNA Art and Creative Hub Kota Denpasar pada Jumat (26/3/2021).

Dalam kunjungannya, Eros Djarot berkesempatan menyaksikan pelaksanaan Pameran Ogoh-ogoh di Dharma Negara Alaya. Selain itu, pihaknya juga sempat berkeliling menjajaki satu per satu ruangan yang ada di DNA.

Eros Djarot mengatakan bahwa keberadaan DNA sebagai wahana kreativitas masyarakat sangatlah tepat. Bahkan, konsep pelaksanaan kegiatan di DNA ini juga sangat baik dan hebat. Pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pameran ogoh-ogoh yang sedang berlangsung di DNA.

“Menyaksikan pameran di DNA Denpasar ini luar biasa, saya sekolah kesenian, tapi melihat karya yang ada, kita di Eropa juga membuat ini, tapi terus terang tidak sehebat ini, ini karyanya juga bagus-bagus,” ujarnya.

Pihaknya pun mengajak seluruh seniman, pelaku seni, pelajar seni dan budayawan untuk mengunjungi DNA Kota Denpasar ini. Hal ini lantaran pihaknya menilai keberadaan DNA sangat tepat menjadi referensi atau rujukan ilmu di bidang kesenian dan kreativitas.

“Kepada teman di seluruh Indonesia, terutama pelajar dunia kesenian, kalian harus ke sini, sebab kalian kalau tidak ke sini, referensi kalian akan sangat dirugikan,” jelasnya.

Pihaknya juga berpesan kepada pemangku kepentingan di Bali untuk mendukung dan mengembangkan DNA ini. “Kepada para pejabat, saya titip ini, tolonglah dikembangkan, karya adik-adik ini yang luar biasa, saya saksikan sendiri, ayo kita support bersama,” ujarnya.

Eros juga mengajak bagi siapapun yang berkunjung ke Bali tak lupa juga menyambangi DNA sebagai salah satu destinasi wajib. “Seluruh penggiat kesenian di Indonesia, rasanya tidak rugilah kalau datang ke DNA dan kalau ke Bali jangan hanya ke pantai, karena disinilah pantai kesenian yang kelak akan menjadi samudra kesenian itu sendiri,” pungkasnya. (up)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here