Kutuk Keras Aksi Bom Makassar, Pemuda Muhammadiyah Minta Polisi Usut Tuntas

0
2532
Kutuk Keras Aksi Bom Makassar, Pemuda Muhammadiyah Minta Polisi Usut Tuntas
Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto.
Bagikan Berita Ini
  • 371
    Shares

TEROPONGMETRO – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengutuk dan mengecam Keras aksi bom bunuh diri di di Depan Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan.

Di tengah upaya melawan Covid-19 di tanah air yang belum berakhir, segenap warga bangsa seharusnya bersatu. Atas kejadian tersebut, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengutuk keras, dan meminta Polri agar segera menangkap siapapun yang terlibat dalam tindakan teror yang tidak terpuji tersebut.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar Sulsel (28/3). Menurutnya tindakan tersebut sangat biadab dan mengoyak kedamaian bangsa Indonesia. Pelakunya tidak punya perikemanusiaan dan jelas tidak beragama.

Menurut Cak Nanto, sapaan akrab Sunanto, aksi bom bunuh diri ini, apapun motifnya, siapapun pelakunya tidak dibenarkan oleh agama manapun dan menciderai prinsip dasar berbangsa dan bernegara. Kita semua mengutuk dan melawan dengan keras dan tegas.

” Duka mendalam bagi kita semua. Kami sangat mengutuk pelaku kejadian tersebut, apa yang mereka telah lakukan telah menyakiti hati kita semua sebagai anak bangsa, perbuatan mereka sangat jelas adalah kejahatan terhadap kemanusiaan” ujar Cak Nanto.

Lanjutnya, peristiwa ledakan di Makassar itu harus menyadarkan kita bahwa nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki bangsa ini harus terus dijaga dengan berbagai upaya.

Di masa pandemi Covid-19 melanda saat ini, menurut Ustadz muda itu, seharusnya nilai-nilai persatuan dan gotong-royong sedang marak diamalkan untuk mengatasi penyebaran virus corona di tanah air.

Namun kenyataannya, tambah Cak Nanto, saat ini masih ada pihak-pihak yang memelihara kebencian antar anak bangsa dan dipertontonkan dengan aksi keji lewat ledakan bom di tempat ibadah.

“Tindakan teror tersebut tentu menginginkan rasa takut muncul di hati kita, tetapi hal tersebut tidak boleh terjadi, sebaliknya, kita harus kuat dan melawan segala tindakan atau aksi terorisme semacam itu.” tegasnya.

Bagi para pemangku kepentingan, tegasnya, jangan berhenti menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada setiap warga negara.

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menghimbau agar masyarakat tidak perlu takut tetapi tetap waspada. “Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah yakin, Polri akan bekerja profesional dan secepatnya dapat menemukan pelaku tindakan teror tersebut,” tutup Sunanto.(bob)


Bagikan Berita Ini
  • 371
    Shares



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here