Pos Suramadu Nihil Pemudik Covid, Gubernur Khofifah Sebut Orang Madura Sakti-sakti

0
1299
Pos Suramadu Nihil Pemudik Covid, Gubernur Khofifah Sebut Orang Madura Sakti-sakti
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Sejak 6 Mei 2021 penyekatan di lakukan di sejumlah titik di seluruh Jawa Timur. Pos penyekatan ini dibuat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Di sisi lain, pos penyekatan didirikan sebagai respons penertiban para pemudik dan penerapan aturan larangan mudik Lebaran. Salah satu pos penyekatan ada di Suramadu (Surabaya-Madura) Jawa Timur (Jatim).

Di pos itu arus mudik dari Surabaya ke Pulau Madura dipantau oleh petugas. Selama 12 hari pemantauan, sampai sekrang hasilnya nihil pemudik Covid-19.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jatim Herlin Ferliana saat memaparkan di depan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Mendengar paparan itu, Khofifah sampai berseloroh, “Orang Madura itu sakti-sakti,” katanya setengah bercanda, dikutip dari beritajatim.com, Selasa (18/05/2021).

Sebelumnya, dalah paparan itu Herlina membeber data selama 12 hari penyekatan di lakukan di seluruh Jawa Timur. Hasilnya, tercatat sebanyak 38 pemudik dinyatakan positif covid-19.

Herlin pun merinci, 38 orang positif itu hasil rapid test antigen. Mereka didapat dari Poskes di Kota Kediri 9 orang, Tuban 7, Ngawi 6, Kab Malang 4 dan Kab Pasuruan 4.

Kemudian, Lamongan, Ponorogo, Kabupaten Kediri, Gresik, Magetan, Kabupaten Madiun, Sidoarjo, Bondowoso masing-masing 1 orang. “Untuk pos penyekatan di Suramadu nihil yang positif rapid antigen Bu,” ujar Herlin.

Kepala UPT Dishub Jatim di Bangkalan, Wahab melalui virtual juga mengatakan tidak adanya orang Madura yang diperiksa dan nihil positif rapid antigen.(robi)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here