Menjelang Mubes SAS ke XXIII, Domisioner DPP Pecat Ketua DPC Pekanbaru dan Mengancam Sejumlah Ketua DPC

0
2335
Menjelang Mubes SAS ke XXIII, Domisioner DPP Pecat Ketua DPC Pekanbaru dan Mengancam Sejumlah Ketua DPC
Ketua DPC SAS Pekanbaru, Baikal.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Dua hari menjelang MUBES XXIII Sulit Air Sepakat (SAS) organisasi kedaerahan tersebur semakin panas dan membara, beredar surat pemecatan Ketua DPC Pekanbaru, Riau. Surat bernomor SPD.32/DPP SAS/V/2021 tertanggal 20 Mei 2021 dengan alasan tidak bisa mengindahkan peringatan.

Hal tersebut dibenarkan oleh ketua DPC SAS Pekanbaru, saat dihubungi melalui saluran telepon, Jum’at (21/5/21). Ketua DPC SAS Pekanbaru menyayangkan perihal surat tersebut dan menyampaikan prihatin atas keputusan yang tidak berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga tersebut.

“Ya benar, surat itu kami terima dan sudah kami baca isinya, Ini sungguh aneh sekali, bagaimana mungkin pengurus yang sudah demisioner membuat surat atas nama organisasi, mereka (DPP SAS) sudah habis masa jabatannya, ini surat ilegal dan tidak ada dasar hukumnya, lalu yang tanda surat tersebut 2 orang kabid lalu diikuti Ketum dan Sekjend, ini aneh sekali, kami tidak mengenal format surat tersebut, benar-benar orang tidak paham organisasi” ujar Baikal Ketua DPC Pekanbaru tersebut.

Baikal juga menambahkan dia mendapat laporan dari Ketua DPC lainnya bahwa Ketua-ketua DPC yang akan mengadakan MUBES sudah mendapat teror oleh orang yang tidak diketahui. Yang intinya mereka dilarang untuk mengikuti MUBES, teror berbentuk sms dan telepon, mereka diancam akan di Baikal kan (Merujuk pemecatan ketua DPC SAS Pekanbaru).

Dihubungi secara terpisah Ketua DPC Cengkareng, Jakarta, Badri Furqon. Badri membenarkan jika teror-teror itu sudah dia terima semenjak resmi mendukung MUBES XXIII SAS Tahun 2021 ini.

“Teror itu benar adanya, saya diancam akan dipecat jika Mendukung MUBES yang digagas oleh 55 DPC SAS, dan wajib mendukung surat edaran (penundaan mubes) yang gak jelas itu dan cara tanda tangan bermaterai, Ya kami tegak lurus pada aturan dan AD/ART yang mengatakan bahwasanya kepengurusan DPP saat ini yang sudah habis per pada 15 Mei 2021”.tegas Badri Furqon.

Seperti diketahui oleh publik hubungan DPP SAS dan DPC-DPC memanas setelah pembatalan MUBES XXIII SAS secara sepihak oleh DPP tanpa melalui mekanisme tata urutan pengambilan keputusan organisasi tersebut. DPC-DPC SAS yang berkekuatan 55 DPC bersepakat melakukan MUBES XXIII SAS dibuka pada tanggal 23 Mei 2021 ini melalui metode Hybird melalui aplikasi zoom.(Din)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here