Tenaga Kesehatan di Bangkalan Meninggal, Pakar Curigai karena Varian Baru COVID-19

0
678
Tenaga Kesehatan di Bangkalan Meninggal, Pakar Curigai karena Varian Baru COVID-19
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (RSUD Syamrabu) Bangkalan.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Tiga nakes meninggal dunia positif COVID-19 saat kasus virus Corona di Bangkalan meningkat.┬áPakar Epidemiolog mencurigai 3 nakes tersebut terpapar Corona varian baru. Nakes yang gugur merupakan dokter, perawat dan bidan RSUD Bangkalan.

“Saya mencurigai varian baru, saya melihat dari nakes yang meninggal,” kata Pakar Kesehatan Masyarakat dan Ahli Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Windhu Purnomo, Selasa (8/6/2021).

Menurutnya, nakes yang telah mendapat vaksin seharusnya tidak meninggal. Sebab, meski bisa terpapar COVID-19 usai vaksinasi kondisinya tidak berat.

“Seharusnya nakes yang vaksin 2 kali tidak meninggal. Kalau tertular masih bisa memang, karena vaksin tidak membuat orang tidak bisa terinfeksi, tapi kalau sakit tidak berat. Nah ini kok bisa ada 3 nakes meninggal,” jelasnya.

Windhu mengatakan, di Bangkalan sendiri hampir 100% nakes sudah disuntik vaksin. Sehingga hal itu membuatnya janggal.

“Padahal nakes di Bangkalan sudah 99% vaksin. Harusnya tidak meninggal. Kalau meninggal, saya khawatirnya ini adalah varian baru,” ujarnya.

Oleh karena itu perlunya dilakukan tracing untuk mengetahui, apakah ada varian baru. “Ini harus tracing dan dilakukan whole genome sequen agar tahu varian apa di Madura yang sekarang melonjak,” urainya.

Dia menyarankan Kabupaten Bangkalan dilakukan PSBB seperti di Surabaya Raya atau Malang Raya. Selain itu juga tidak ada perjalanan melalui Suramadu arah Surabaya. Karena varian baru ini bisa meluas ke Kota Pahlawan.

“Kalau sampai dibebaskan masuk Surabaya, varian ini akan meluas ke Surabaya. Di Bangkalan, TKI yang masuk hampir 1.000, jangan-jangan ini yang membuat ada varian baru masuk. Tutup dulu, lakukan PSBB, bukan PPKM mikro, ndak mampu kalau PPKM mikro, tapi yang betul-betul bukan abal-abal,” pungkasnya.(f1)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here