Muhammadiyah harus Menjadi Contoh Jadi Muslim yang Berdaya Saing dan Banding

0
2331
Haedar Nashir: Hadirnya Muhammadiyah Australia College Merupakan Salah Satu Anugerah Allah SWT
Ketua Umum PP Muhammadiyah, KH. Haedar Nashir
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Dengan Amal Usaha yang melimpah di berbagai bidang, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir yakin bahwa Muhammadiyah adalah organisasi Islam modern terbesar di dunia.

Haedar lalu menyebutkan bahwa hingga saat ini Muhammadiyah telah memiliki 163 Universitas, 23 ribu PAUD dan TK, 348 pondok pesantren, 117 rumah sakit, 600 klinik dan ribuan pendidikan dasar dan menengah.

“Maka orang bilang Muhammadiyah ini organisasi Islam modern terbesar di dunia. Bukan hanya di Indonesia,” kata Haedar dalam forum kuliah umum STKIP Muhammadiyah Kuningan, Jumat (16/7).

Bukan untuk berbangga diri, hakikat keberadaan amal usaha itu menurut Haedar Nashir adalah upaya Muhammadiyah untuk menjadikan umat Islam dan bangsa Indonesia setara dengan bangsa lain yang lebih maju.

“Poin penting kita bahwa dengan amal usaha itu, kita mampu menjadi kaum muslim yang memberi contoh, memberi teladan bahwa Islam adalah dinul amal. Islam itu agama amaliyah. Kemudian Islam sebagai dinul amal itu puncaknya nanti adalah Islam sebagai dinul hadharah, Islam menjadi agama peradaban yang maju yang kemudian kita sebut sebagai Islam Berkemajuan,” terang Haedar.

“Nah itu disebut keunggulan. Parameter keunggulan dan daya saing itu apa? Misalnya kalau dipertandingkan dan diperbandingkan kita selalu satu langkah lebih dari yang lain, itu dinamakan berdaya saing. Nah Muhammadiyah Insyaallah dengan amal usahanya punya daya saing dan daya banding yang tinggi,” imbuhnya.

“Jadi Islam dan kaum muslim itu secara kolektif memang harus punya sesuatu. penampilan kita boleh sederhana gitu kan, tetapi kesederhanaan itu bukan kekurangan. Di balik kesederhanaan itu kita punya sesuatu,” tutup Haedar.(Md)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini