Walikota Denpasar Canangkan 100 Persen Vaksinasi Dan Isoman Terpusat Berbasis Desa Adat

0
578
Walikota Denpasar Canangkan 100 Persen Vaksinasi Dan Isoman Terpusat Berbasis Desa Adat
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi mencanangkan Program 100 Persen Vaksinasi Covid-19 dan Isolasi Terpusat Berbasis Desa Adat di Desa Adat Penatih.
Bagikan Berita Ini
  • 247
    Shares

TEROPONGMETRO – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi mencanangkan Program 100 Persen Vaksinasi Covid-19 dan Isolasi Terpusat Berbasis Desa Adat di Desa Adat Penatih. Hal ini ditandai dengan pemberian name tag secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Desa Adat Penatih di Kawasan Pura Penataran Agung, Penatih, Rabu (28/7/2021).

Hadir dalam kesempatan tersebut dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Budha, Lurah Penatih, I Wayan Astawa, serta tokoh masyarakat Desa Adat Penatih.

Usai kegiatan, Walikota Jaya Negara mengatakan, pencanangan Program 100 Persen Vaksinasi Covid-19 di Desa Adat Penatih dan Isolasi Terpusat Berbasis Desa Adat ini merupakan bentuk penanganan Covid-19 berbasis desa adat. Konsep ini merupakan yang pertama di Kota Denpasar. Karenanya, lewat program ini diharapkan mampu menekan laju penularan Covid-19 di Kota Denpasar.

“Tentunya kami berharap, lewat program ini dapat menjadi contoh bagi desa/kelurahan dan desa adat di Kota Denpasar, sehingga diharapkan dengan program ini dapat memaksimalkan cakupan vaksinasi dan isolasi terpusat sebagai upaya pencegah penularan Covid-19, serta dapat memberdayakan klinik, kos-kosan serta UMKM di Desa Adat,” ujar Jaya Negara.

Bendesa Adat Penatih, I Wayan Ekayana, mengatakan, pelaksanaan 100 Persen Vaksinasi Covid-19 di Desa Adat Penatih ini dilaksanakan atas kerjasama Desa Adat Penatih, Satgas Gotong Royong, Satgas Kelurahan serta Pemkot Denpasar melalui Puskesmas II Denpasar Timur. Kegiatan yang dikemas dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat ini bertujuan sebagai langkah preventif untuk menekan penularan Covid-19, utamanya klaster keluarga.

“Melalui kegiatan ini kami harapkan mampu meningkatkan jumlah vaksinasi di Desa Adat Penatih, serta menjadi langkah preventif dalam pencegahan penularan Covid-19 lewat pengecekan kesehatan bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Program 100 Persen Vaksinasi Covid-19 di Desa Penatih ini ditargetkan mampu menjangkau seluruh masyarakat Desa Adat Penatih. Yakni Krama Desa Adat sebanyak 350 KK serta sekitar 1.500 warga pendatang dengan usia diatas 12 tahun.

“Kami berharap partisipasi masyarakat melalui program 100 persen vaksinasi Covid-19 ini, dimana pelaksanaannya akan dipusatkan di masing-masing banjar dan ditargetkan Bulan Agustus ini tuntas seluruhnya,” jelasnya.

Ekayana menambahkan, program ini tidak berjalan sendirian. Melainkan bertalian dengan program lain. Seperti halnya sosialisasi dan edukasi penerapan 6M, sosialisasi dan edukasi pelaksanaan isolasi mandiri, pemberian sembako bagi masyarakat yang sedang isolasi mandiri, serta banyak program lainya.

“Dari program ini kami berharap dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga keadaan bisa kembali normal dan ekonomi dapat pulih kembali,” harapnya.(up)


Bagikan Berita Ini
  • 247
    Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here