Tiga Cara Bijak Ambil Cicilan Sesuai Penghasilan

0
821
Tiga Cara Bijak Ambil Cicilan Sesuai Penghasilan
Ilustrasi Kartu Kredit.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Kredit atau cicilan merupakan layanan yang diberikan untuk memudahkan masyarakat memiliki barang yang diinginkan tanpa harus menyetorkan uang tunai.

Berbagai fasilitas kredit tersedia seperti kartu kredit dan KTA hingga home credit. Namun, semuanya harus dilakukan sesuai dengan takaran penghasilan.

Selain wajib memastikan Anda meminjam dari aplikasi digital lending yang mendapatkan izin resmi dari OJK, berikut kiat bijak dalam mengelola cicilan agar hidup tetap tenang tiap bulannya:

Pastikan Anda paham tenor

Seringkali pengguna hanya fokus dengan jumlah uang yang ingin dipinjam tanpa kritis menganalisis total uang yang harus dikembalikan. Nah, bijaklah dalam melakukan riset awal.

Pastikan Anda menghitung besaran bunga yang dikenakan oleh aplikasi digital lending yang Anda gunakan.

Jika kemudian Anda ingin menggunakan hutang tersebut untuk kebutuhan produktif, maka Anda bisa tahu apakah hutang tersebut menguntungkan atau tidak jika diambil dalam tenor yang Anda pilih.

Idealnya, hutang seseorang tidak lebih dari 30% pendapatan tiap bulannya. Namun jika kamu juga ingin menyiapkan dana lebih untuk pos-pos lain, tidak ada salahnya untuk menentukan standar pribadi yang lebih rendah dari persentase yang dianjurkan tersebut.

Ingat, Anda harus disiplin untuk mencapai tujuan keuangan yang diimpikan.

Ingin punya beberapa cicilan? Boleh tapi….

Sebaiknya selesaikan dulu tanggungan tersebut setidaknya sampai angsurannya berjalan setengah dari masa tenor yang ditentukan. Sehingga jika ada kebutuhan mendadak di kemudian hari, Anda tidak akan berat untuk mengelola seluruh cicilan tersebut. Meski proses pengajuannya mudah dan cepat, pinjaman online harus digunakan dengan bijak, sesuai kebutuhan terutama yang sangat mendesak.

Kalaupun Anda ingin menggunakan untuk membeli produk konsumtif, pikirkan dulu dengan matang-matang apakah memang dibutuhkan atau hanya keinginan impulsif semata.(*)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here