Hasan Sagala Jadi Kasatkornas Banser, Ini Tiga Tugas Utamanya

0
2099
Satkornas Instruksikan Banser se-Indonesia untuk Pengamanan Masjid
Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Hasan Basri Sagala. (Foto: istimewa).
Bagikan Berita Ini
  • 117
    Shares

TEROPONGMETRO – Hasan Basri Sagala telah ditunjuk menjadi Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Setelah menerima amanah yang baru ini, ia memiliki setidaknya tiga tugas yang harus dilakukan.

Tugas yang pertama adalah memperkuat konsolidasi organisasi untuk menciptakan dan mewujudkan organisasi yang sehat secara struktur. Penguatan konsolidasi organisasi ini sangat penting untuk dilakukan, terutama di daereah-daerah di luar Pulau Jawa.

“Jadi konsolidasi organisasi yang harus kita perkuat kembali, terutama di luar Jawa. Karena bagaimana pun situasi (pandemi Covid-19) seperti ini kan membutuhkan konsolidasi yang lebih ekstra lagi,” tutur Hasan kepada awak media, Sabtu (28/8/2021) malam.

Tugas kedua yang harus dilakukan adalah soal kaderisasi organisasi. Hasan menegaskan, seluruh kebijakan yang sudah dilakukan dan dicanangkan oleh almarhum H Alfa Isnaeni sebagai Kasatkornas sebelumnya, mesti dilaksanakan dan harus diperkuat kembali.

“Kaderisasi itu, bukanlah sekadar kita melaksanakan diklatsar tiga hari tiga malam atau satu minggu, setelah itu kita tinggalkan. Ibarat menanam sebuah pohon, setelah kita tanam kan harus ada perawatan. Ada dipupuk, dibersihkan, dilakukan pemeliharaan. Kaderisasi itu tidak sekadar kadersiasi formal, tapi kaderisasi informal juga harus kita laksanakan,” tegas Hasan.

Menurutnya, almarhum Alfa Isnaeni sudah berhasil dan mengalami kemajuan cukup besar dalam melakukan kaderisasi secara formal. Kini, kata Hasan, saatnya Satkornas Banser melanjutkan tugas agar kader di seluruh Indonesia dapat kembali memperkuat kaderisasi informal.

“Kita harus melanjutkan dan lebih perkuat lagi dalam melakukan kerja-kerja kaderisasi informal yang juga harus kita laksanakan, terutama di tengah situasi pandemi Covid-19 sekarang ini,” jelas kader Banser kelahiran Kotapinang, Sumatera Utara, pada 10 Juni 1977 itu.

Ketiga, ia akan kembali memperkuat penanaman ideologi kebangsaan dan keagamaan kepada seluruh kader Banser di Indonesia. Hal ini, kata Hasan, harus terus dilakukan dan tidak boleh lengah sedikit pun karena serangan terhadap ideologi, baik dari dalam maupun luar, masih selalu ada dan nyata.

“Dalam hal paham keagamaan kita, ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah ini bisa kita perkuat bagi diri kita, masyarakat kita, dan bagi seluruh umat Islam. Karena merupakan jangkar yang tidak boleh kita tinggalkan. Jadi antara semangat keagamaan dan semangat nasionalisme harus betul-betul dipupuk, dalam arti membangun sinergi keduanya,” jelas Hasan.

“Jadi ketiga hal inilah yang masih harus terus kita perkuat dan ini sesuai dengan arahan ketua umum kita, kita tidak pernah boleh berhenti dan lelah dalam hal menjaga tiga hal ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor H Yaqut Cholil Qoumas telah menunjuk Hasan Basri Sagala untuk mengemban amanah sebagai Kasatkornas Banser. Ia melanjutkan peran kepemimpinan dari almarhum H Alfa Isnaeni. Sebelumnya, Hasan menjabat sebagai Wakasatkornas Banser.(mat)


Bagikan Berita Ini
  • 117
    Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here