Presiden Jokowi Apresiasi Kiprah Muhammadiyah Membangun Bangsa Saat Meresmikan Kampus Terpadu Muallimin

0
956
Presiden Jokowi Apresiasi Kiprah Muhammadiyah Membangun Bangsa Saat Meresmikan Kampus Terpadu Muallimin
Presiden RI Joko Widodo bertandang ke Kampus Terpadu Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah di Sedayu untuk meresmikan, Bantul, Jum’at (10/9).
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Presiden RI Joko Widodo bertandang ke Kampus Terpadu Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah di Sedayu, Bantul, Jum’at (10/9). Kehadiran Presiden ke Mu’allimin adalah untuk penandatanganan prasasrti dan meresmikan Kampus Terpadu Mu’allimin Muhammadiyah di sana.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan bahwasannya dirinya memberi informasi kepada Presiden bahwa bangunan yang sudah jadi di Mu’allimin di antaranya, Gedung Sekolah dan Asrama Santri. Kedua bangunan itu merupakan hasil sumbangan dari Presiden RI sebagai wujud dari penghargaan terhadap Muhammadiyah.

Haedar menyatakan bahwa penghargaan itu diberikan karena Madrasah Mu’allimin adalah madrasah yang bersejarah.

“Lahir tahun 1918 lalu tahun 1923 namanya Kweek School pakai nama sekolah ya jadi sekolah perguruan tetapi karena 10 tahun menggunakan istilah Kweek School itu banyak diintimidasi oleh regulasi Pemerintah Kolonial harus menyesuaikan dengan aturannya maka diubah menjadi Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah. Tetapi intinya sama dengan tujuan awalnya yakni sekolah untuk menghasilkan pemimpin dan sekolah untuk menghasilkan pendidik,” tutur Haedar.

Kemudian, lanjut Haedar, Presiden meresmikan gedung sekolah, asrama, dan masjid yang pembangunannya dibantu oleh Fahmi Yendra, seorang Pengusaha Muda Muhammadiyah yang membantu pembangunan masjid tersebut. Masjidnya pun diberi nama Masjid Hj. Yuliana Muallimin.

“Fahmi yaitu pengusaha Muhammadiyah, anak muda yang membantu membangun dan atas nama ibundanya sebagai bentuk dari birrul walidain (berbakti kepada orang tua). Ini hal yang langka ya di zaman modern dimana anak begitu rupa ingin berbuat baik pada orang tua. Nah ini masjid perpaduan antara modern dan klasik,” jelas Haedar.(Md)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here