Kadek Weisya Kusmiadewi Nahkodai Kaukus Perempuan Parlemen Kabupaten Karangasem

0
132
Kadek Weisya Kusmiadewi Nahkodai Kaukus Perempuan Parlemen Kabupaten Karangasem
Kadek Weisya Kusmiadewi Nahkodai Kaukus Perempuan Parlemen Kabupaten Karangasem.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Ketua Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Karangasem, Kadek Weisya Kusmiadewi menahkodai kepengurusan Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Kabupaten Karangasem periode 2020-2024.

Kadek Weisya Kusmiadewi dan pengurus KPP Kabupaten dan Kota Se-Bali dilantik secara bersamaan oleh Ketua KPP Provinsi Bali Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedasteraputri Suyasa dari Fraksi PDIP di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali. KPP Kabupaten dan Kota adalah para perempuan parlemen di DPRD Kabupaten dan Kota. Kepengurusan KPP Kabupaten dan Kota akan mengikuti masa jabatan Anggota DPRD periode 2019-2024.

Anggota DPRD Kabupaten Karangasem Kadek Weisya Kusmiadewi dari Fraksi Gerindra ini mengatakan, kaukus perempuan parlemen ini sebagai wadah untuk melakukan advokasi, perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat, terutama untuk penanganan persoalan-persoalan perempuan dan anak-anak.

Selain keterwakilan perempuan, kata dia, tentu catatan selanjutnya bagi anggota parlemen perempuan adalah bagaimana mengakses relasi, kondisi keadilan bagi perempuan, mengingat masih banyak kasus yang melibatkan perempuan dan anak-anak.

“Kalau kita melihat di sekitar kita, itu tentunya kita tidak jarang gelisah dengan banyaknya kasus yang melibatkan perempuan dan anak-anak, kasus kekerasan masih tinggi, dan masih banyak yang lainnya,” ujar Dewi sapaan akrabnya yang juga Istri dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Suyasa.

Menurut Dewi, dari sejumlah kasus yang mengemuka itu menjadi catatan penting bagi anggota dewan perempuan bisa secara langsung memperjuangkan nasib kaum ibu dan anak-anak.

Selanjutnya, memperjuangkan nasib bangsa dan Kabupaten Karangasem, mengenai cara pandang, berpikir yang bisa mewarnai kebijakan-kebijakan khususnya di Kabupaten Karangasem, supaya agenda kesetaraan gender serta budget anggaran bagi perempuan tersedia.

Srikandi Gerindra ini membeber kehadiran atau keterwakilan perempuan di parlemen akan membantu peningkatan peran untuk mensejahterakan masyarakat dan kaum para ibu. Maka kata kunci perjuangan ke depan adalah berjuang menaikkan kuota 30 persen perempuan di parlemen, meningkatkan kualitas dan peran perempuan dalam segala bidang. “Dengan soliditas, kerja nyata, team work, network yang kuat kita bisa,” ujarnya.

Ia Menambahkan, masih banyak angka kematian ibu melahirkan, anak kurang gizi atau gizi buruk, ketersedian lapangan pekerjaan bagi kaum ibu. Karena itu, selain itu KPP nantinya diharapkan juga gencar melakukan pencegahan penderita stunting sebagai salah satu isu nasional yang harus dituntaskan bersama.(up)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here