Serap Masukan Stakeholder, BP Jamsostek Gelar Dialog Bersama Mitra Kerja di Bali

0
355
Serap Masukan Stakeholder, BP Jamsostek Gelar Dialog Bersama Mitra Kerja di Bali
Dewan Pengawas (Dewas) BPJS ketenagakerjaan mengadakan dialog bersama mitra Serikat Pekerja di Sanur Denpasar, Sabtu sore, (25/9).
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Dewan Pengawas (Dewas) BPJS ketenagakerjaan mengadakan dialog bersama mitra Serikat Pekerja di Sanur Denpasar, Sabtu sore, (25/9).

Hadir dalam kesempatan ini tiga anggota Dewas masing–masing Ketua Muhammad Zuhri, anggota Yayat Syariful Hidayat dan Agung Nugroho yang merupakan Dewas dari unsur pekerja.

Dari unsur pemerintah daerah hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda, Pjs Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar I Made Toya yang menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, agar Bali segera bangkit” ungkap Made Toya dalam sambutannya.

Ketua Dewas dalam kesempatan tersebut menyatakan, kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mendapatkan gambaran dan masukan seluruh stakeholder agar kedepan BPJS ketenagakerjaan semakin baik.

“Tugas kami di Dewas untuk memastikan layanan dari BPJS ketenagakerjaan diterima dengan baik dan tugas lainnya adalah memberikan saran, nasihat, dan pertimbangan kepada direksi, termasuk dari bapak ibu yang hadir di sini”, jelasnya.

Hadir sebagai narasumber dari serikat pekerja, Agus Dana Setiawan (KSPSI Bali), I Dewa Made Rai Budi Darsana (FSPM Bali) dan Ihsan Tantowi (FNPBI Bali).

Agus berharap masalah-masalah yang menimpa buruh dalam masa pandemi ini tetap mendapatkan perlindungan jaminan sosial.

“Masih banyak para buruh karena alasan pandemi, iurannya tidak dibayarkan, sehingga tidak mendapatkan perlindungan, dan kami kesulitan untuk melakukan pengaduan terhadap hal tersebut” sesalnya.

Sementara Rai menyampaikan, masih banyak perusahaan-perusahaan yang mendaptarkan karyawannya tidak dengan upah sesungguhnya.

Ihsan, salah satu pentolan serikat pekerja di Bali ini meminta BPJS ketenagakerjaan ke depan menyiapkan kegiatan-kegiatan pelatihan untuk para pekerja untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan.

Menanggapi persoalan tersebut, Ida Bagus Ngurah Arda mengamini banyaknya pekerja yang terdampak akibat pandemi ini.

“Namun untuk menjaga kepatuhan pengusaha, sudah dibentuk tim kepatuhan yang di dalamnya ada dari pemerintah daerah, kejaksaan dan BPJS ketenagakerjaan itu sendiri” bebernya.

Yayat Saiful Hidayat yang akrab di sapa Abah Yayat menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di beberapa tempat, dengan tujuan untuk lebih meningkatkan engagement di antara semua stakeholder, bukan untuk mencari kesalahan siapa, namun untuk mencari solusi atas persoalan yang terjadi.

Sementara Agung Nugroho menambahkan, melalui forum-forum seperti ini kita harapkan banyak saran yang didapatkan dan bisa disampaikan kepada direksi oleh kami sesuai tupoksinya masing-masing.

Dialog yang digelar dengan nuansa non formal tersebut di laksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan dihadiri 30 peserta.(Din)


Bagikan Berita Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here