Cerita Mistis Saksi Hidup Erupsi Gunung Semeru, Lihat Ada Raja dan Kereta Kencana Sebelum Gumpalan Hitam Turun

0
3783
Cerita Mistis Saksi Hidup Erupsi Gunung Semeru, Lihat Ada Raja dan Kereta Kencana Sebelum Gumpalan Hitam Turun
Detik-detik Mencekam Erupsi Gunung Semeru, Gelap Gulita Akibat Hujan Abu.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Peristiwa erupsi gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur 4 Desember 2021 lalu tak hanya meninggalkan cerita duka.

Ada cerita mistis juga dari saksi hidup yang selamat dari peristiwa memilukan tersebut.

Salah satu saksi yang selamat mengaku sebelum erupsi terjadi, mereka melihat ada raja dengan kereta kencana dikawal prajurit.

Selain itu ada banyak hal aneh terjadi sebelum erupsi terjadi.

Sukidi adalah saksi hidup dari peristiwa erupsi gunung Semeru. Ia selamat saat sedang beraktivitas, sedangkan 7 rekan yang bersamanya meninggal dunia

Dilansir dari Youtube Garda Warta, Sukidi mengungkapkan bahwa mulai pukul 14.00 sampai 15.00 WIB cuaca sudah mulai gelap.

Sebelum erupsi terjadi, beberapa hal aneh yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata terjadi, kata Sukidi.

Ia dan rekannya, ungkap Sukidi, melihat seorang raja membawa kereta kencana dikawal prajurit yang memegang obor.

“Saya melihat kejadian aneh, ada kereta kencana dibawa seorang raja dan pengawal prajurit, membawa obor, senjata semuanya,” ungkapnya.

Namun Sukidi mengakui setelah kejadian aneh tersebut tak terlihat, mulailah gumpalan hitam turun dengan suhu yang panas dan sangat mendidih.

“Selain itu ada vulkanik yang menyerang dan sesak, jadi saudara kita yang mati karena sesak dan panasnya abu vulkanik dan lava,” tuturnya.

Sukidi menyebut kedalaman lava sangat tinggi, namun karena kebesaran Tuhan dan mukjizat dia msih selamat.

“Ya sampai sekarang ini saya masih hidup seperti ini, Alhamdulillah,” pungkasnya.

Menurutnya, datangnya lava gunung Semeru berawal dari gumpalan merah dan gumpalan hitam.

“Semuanya sangat mendadak dan aneh tidak bersuara,” tambahnya.

Sukidi juga berharap dan merencanakan kepada sesepuh lintas agama, agar yang hidup di tanah Jawa harus tahu bagaimana cara berterimakasih kepada alam.

“Mereka hanya mengeruk Semeru, kapan ada rasa syukur untuk mengembalikan,” katanya. (Ayu Kamalia Khoirun Nisa/Lingkar Kediri)

Disclaimer:Artikel ini sebelumnya sudah tayang di LingkarKediri.com dengan judul “Keterangan Saksi Hidup Soal Kejadian Aneh Ketika Erupsi Gunung Semeru, Ada Kereta Kencana dan Rajanya


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini