Parlemen AS Desak Biden Bantu Pengiriman Jet Tempur Eropa ke Ukraina

0
444
Parlemen AS Desak Biden Bantu Pengiriman Jet Tempur Eropa ke Ukraina
Ilustrasi Jet Tempur AS.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Para anggota parlemen Amerika Serikat (AS) mendesak pemerintahan Presiden Joe Biden untuk memfasilitasi pengiriman jet-jet tempur dari negara-negara Eropa ke Ukraina yang tengah diinvasi Rusia. Hal itu menjadi permohonan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat berbicara via video dengan parlemen AS.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (8/3/2022), Gedung Putih telah menyatakan tidak menentang pengiriman jet tempur ke Ukraina, namun melihat adanya tantangan logistik untuk mewujudkannya.

Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Senat AS, Bob Menendez, dalam suratnya kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Antony Blinken dan Menteri Pertahanan (Menhan) Lloyd Austin menyerukan agar pemerintah AS berkomitmen mengganti jet-jet tempur yang disumbangkan ke Ukraina, dengan pesawat tempur buatan Barat yang lebih canggih, termasuk melalui pembiayaan dan pinjaman konsesi serta harga yang disubsidi.

Menendez juga menyatakan bahwa NATO harus mengerahkan kembali jet-jet tempur ke setiap pangkalan udara yang menjadi markas jet tempur yang disumbangkan ke Ukraina.

Dalam panggilan video dengan anggota parlemen AS pada Sabtu (5/3) lalu, Zelensky menyampaikan ‘permohonan agar negara-negara Eropa memberikan pesawat-pesawat buatan Rusia’ untuk membantu Ukraina bertempur melawan pasukan Rusia.

Negara yang menjadi target pengiriman jet tempur itu antara lain, Polandia dan negara-negara anggota aliansi NATO, juga negara-negara Eropa Timur.

Diketahui bahwa banyak Angkatan Udara di kawasan Eropa Timur yang menerbangkan pesawat tempur buatan Rusia, dan transfer pesawat semacam itu kepada Ukraina berarti para pilot Ukraina bisa menerbangkannya tanpa perlu pelatihan tambahan.

“Saya akan mendukung upaya-upaya di Senat untuk menerapkan langkah-langkah memberikan kompensasi kepada sekutu-sekutu kita yang memberikan pesawat mereka untuk pertahanan Ukraina,” tulis Menendez dalam suratnya.

Namun secara terpisah, para pejabat pemerintahan AS mengkhawatirkan adanya tantangan logistik dalam upaya ini, baik dalam memindahkan pesawat tempur ke Ukraina maupun menyediakan pesawat pengganti dari AS.(D1)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini