Dorong Pelaku Usaha Bangkit, Fokal IMM Bali Gandeng BSI Gelar Workshop UMKM

0
1134
Dorong Pelaku Usaha Bangkit, Fokal IMM Bali Gandeng BSI Gelar Workshop UMKM
Workshop UMKM yang diselenggarakan Kerjasama BSI dan Fokal IMM Bali yang bertempat LPMP Provinsi Bali, Kamis (10/3/2022).
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Dampak pandemi secara berkepanjangan adalah daya beli masyarakat yang rendah. Hal ini berakibat pada tidak berkembangnya usaha kecil menengah yang banyak dijalankan oleh masyarakat menengah ke bawah.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dengan menggandeng Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bangkit dari keterpurukan prekonomian. Bank plat merah ini pun terus berinovasi memberikan solusi layanan perbankan untuk mendorong UMKM.

“Kami tentunya melihat UMKM ini sebagai sebuah peluang pemulihan ekonomi. Terlebih sebagai agen pembangunan pemerintah kami juga didorong untuk membangkitkan prekonomian bagi pelaku usaha UMKM,” kata Mohammad Isnaeni sebagai Mikro business group head BSI Pusat, saat menyapaikan materinya dalam workshop UMKM yang diselenggarakan Kerjasama BSI dan Fokal IMM Bali yang bertempat LPMP Provinsi Bali, Kamis (10/3/2022).

Dia mengatakan, segmen ini memiliki kontribusi ekonomi yang besar dalam penyerapan tenaga kerja. BSI pun menyiapkan berbagai solusi perbankan disertai dengan program pembinaan dan pendampingan yang diharapkan dapat membantu pelaku UMKM naik kelas sekaligus mampu menembus pasar Nasional bahkan pasar Eksport.

“Segmen UMKM, menunjukkan pemulihan kinerja lebih cepat dan mampu menjadi motor pemulihan bagi ekonomi nasional,” kata dia.

Isnaeni menjelaskan, BSI saat ini fokus pada penciptaan ekosistem yang produktif dalam mengembangkan segmen UMKM. Debitur UMKM ini digabungkan dengan satu ekosistem yang berhubungan dengan pelaku usaha sejenis sehingga dapat saling mendukung pertumbuhan kinerja masing-masing.

Sementara itu, Kornas Fokal Armyn Gultom mengatakan bahwa Fokal IMM menggelar workshop ini sebagau upaya untuk membantu kesulitan para pelaku UMKM selama pandemi dengan memberikan bantuan akses ke Perbankan dan meningkatkan qualitynya. Hal ini diyakini sebagai salah satu solusi untuk membantu menuntaskan permasalah kesenjangan ekonomi keluarga di tengah pandemic covid-19.

“Kami berharap workshop UMKM ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menguatkan ekonomi sehingga program ini dapat menjadi solusi ditengah kebuntuan prekonomian di masa-masa sulit ini dan dapat berkesinambungan pada tahun-tahun berikutnya”, tutur Armyn Gultom selaku Koordinator Nasional Fokal IMM.

Lanjut Armyn Gultom menjelaskan, aspek manajemen usaha juga sangat penting dalam mengembangkan UMKM agar memiliki reputasi yang baik. “Jadi yang penting bagi teman-teman yang memiliki usaha harus dilihat betul mulai dari pencatatan keuangannya, bukti-bukti penjualannya, itu menjadi dasar bagi pihak lembaga keuangan untuk memberikan fasilitias pembiayaannya kepada para pelaku usaha”, ungkapnya.

“Sering sekali kendala para pelaku usaha ini kenapa ya saya belum bisa mendapatkan pembiayaan, apa sih kendalanya, kenapa belum bisa diberikan fasilitas pinjaman modal usaha begitu ya. Nah, seringkali kita kalau bahasa perbankan itu terkait dengan bankable ya. Sebelum bankable itu ada namanya visible, yaitu dalam perbankan maksudnya layak usaha. Setelah itu baru kita masuk ke-bankable-nya”, imbuhnya.

Disaat yang sama, Ketua Fokal IMM Bali Miftah Nurahman menyampaikan, Program ini digagas sebagai bentuk keseriusan BSI dan Fokal IMM Bali untuk mendorong UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional serta membangkitkan ekonomi ummat melalui penguatan sektor bisnis ekonomi rakyat.

Peserta workshop adalah para pelaku UMKM yang terlibat dalam berbagai produk usaha antara lain, batik eco printing, makanan ringan, minuman ringan, pakaian, kerajinan tangan, handycraft serta pelaku UMKM binaan Majelis Ekonomi Aisyiyah Bali, petani ternak dari Tabanan dan Bangli. Acara ini dibuka oleh Asisten II Prekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, Ni Luh Made Wiratmi.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini