Tak Lagi Produksi, Deretan Mobil Yang Musnah dari Pasar Indonesia

0
567
Tak Lagi Produksi, Deretan Mobil Yang Musnah dari Pasar Indonesia
Nissan X-Terra 2021.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Besarnya pasar otomotif di Indonesia membuat banyak pabrikan tertarik untuk membawa line up kendaraannya. Namun, nyatanya banyak mobil yang tidak bisa bertahan di kerasnya persaingan pasar.

Padahal, mobil-mobil tersebut telah dikenal luas hingga memiliki komunitas penggemar, salah satunya adalah Honda Jazz. Terbaru, Mitsubishi juga harus menyuntik mati Mitsubishi Eclipse Cross dari pasar RI.

Berikut beberapa mobil yang tidak lagi dijual di Indonesia:

Mitsubishi Eclipse Cross

Mitsubishi Eclipse Cross baru masuk dan dijual di Indonesia pada tahun 2019 lalu. Namun hanya bertahan tiga tahun, mobil berjenis SUV ini harus minggat dari pasar Indonesia. Mitsubishi pun buka suara akan hal ini.

“Betul, terhitung sejak Maret 2022 MMKSI kami telah menghentikan impor dan penjualan model Eclipse Cross untuk pasar Indonesia dikarenakan berbagai macam kondisi dan pertimbangan, termasuk kelangkaan semikonduktor,” kata President Director PT MMKSI Naoya Nakamura kepada CNBC Indonesia, Selasa (8/3/22).

Meski demikian, jika melihat lebih luas maka terlihat masalahnya bukan hanya di semikonduktor, melainkan juga angka penjualan. Berdasarkan data wholesales (distribusi pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Eclipse Cross terus menurun.

Pada saat tahun peluncuran 2019 lalu, mobil ini terdistribusi 514 unit, lalu turun ke 243 pada 2020. Sedangkan tahun berikutnya, Eclipse Cross hanya terkirim 172 unit. Selama tiga tahun, mobil yang diimpor utuh atau CBU (Completely Built Up) dari Jepang itu sudah terdistribusi sebanyak 972 unit.

Honda Jazz

Honda Jazz merupakan satu dari sekian jenis mobil yang memiliki komunitas penggemar yang besar. Meski demikian, itu tidak cukup membantu untuk meyakinkan Honda agar tetap menjual mobil ini di Inodnesia.

Di Indonesia, Honda Jazz memang sudah tidak dijual lagi karena memang sudah lebih dulu tak diproduksi di Indonesia. Isu berhenti produksi Honda Jazz di Indonesia sudah berhembus sejak tahun 2019 lalu. Sebagai gantinya, Honda meluncurkan Honda City Hatchback yang mengisi segmen yang sama pada Maret 2021 lalu.

Keputusan ini muncul setelah HPM melihat Honda City lebih bisa menjadi andalan di segmen hatchback. Bahkan, Honda sudah melakukan riset atau studi semenjak dua tahun lalu, yakni ketika momen Tokyo Motor Show 2019.

Honda City Hatchback

Kehadiran Honda City Hatchback mulanya bakal menjadi andalan bagi HPM untuk mempertahankan segmen pasar hatchback. Sayangnya, hanya bertahan sembilan bulan, pada Desember Honda Indonesia menyatakan bahwa City Hatchback tak lagi dijual.

Perusahaan ingin fokus pada penjualan City Hatchback RS untuk segmen hatchback, sedangkan sedan dikonsentrasikan pada Civic RS.

Honda Odyssey

Honda juga harus kehilangan model lain dari line up kendaraannya. HPM telah mengumumkan berhenti menjual Odyssey di Indonesia pada Desember menyusul keputusan prinsipalnya di Jepang. Odyssey sudah dijual di Indonesia sejak 2005, penyegaran terakhir dilakukan pada Februari.

Kini, mobil segmen Luxury Multi Purpose Vehicle (MPV) tersebut telah terjual semuanya sehingga tidak ada lagi stok yang tersedia di pasar Indonesia.

Karimun Wagon R

Karimun Wagon menjadi salah satu mobil ‘legenda’ Mobil ini merupakan salah satu kendaraan konvensional legendaris Suzuki yang lahir tahun 1998 silam. Meski demikian, Suzuki Indonesia menghentikan produksi salah satu produk andalannya yakni Karimun Wagon R.

Managing Director Suzuki Indonesia Shodiq Wicaksono mengungkapkan alasannya karena perusahaan kini bakal lebih fokus dalam pengembangan mobil elektrifikasi.

“Dengan berat hati kami harus menghentikan produksi Karimun Wagon R untuk pasar dalam negeri. Namun, kami akan menghadirkan kendaraan elektrifikasi untuk konsumen setia Suzuki dalam waktu yang tidak lama lagi,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (25/11/21).

Meski sudah tidak lagi memproduksi untuk kebutuhan pasar dalam negeri, namun Suzuki tetap mengekspor Karimun Wagon R ke pasar internasional.

Nissan Terra

Pada 23 Februari 2021, Nissan Terra tak lagi terpampang menemani line up SUV seperti X-Trail, Kicks e-Power, dan Nissan Magnite. Padahal Nissan Terra digadang-gadang bisa mendobrak dominasi SUV ladder frame Pajero Sport dan Toyota Fortuner.

Saat dikonfirmasi, Head of Marketing-Communication Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI), Julian Olmon membenarkan jika Nissan Terra sudah tidak lagi tersedia di jaringan penjualan Nissan. Namun ia juga tidak menyebut Terra tak lagi datang ke Indonesia dengan model baru.

“Nissan Terra model saat ini sudah sold out jadi ditarik dari website supaya tidak membingungkan konsumen,” kata Julian.

Mitsubishi Outlander Sport

PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) buka suara terkait nasib Outlander Sport di Indonesia. Pada 5 Februari 2021 dikabarkan pencetus SUV kompak di Indonesia ini tak lagi dijual atau mendatangkan generasi anyar.

“Iya memang benar bahwa Outlander Sport sudah kami take-out informasinya dari website MMKSI per awal tahun ini. Saat ini, kami sudah tidak memiliki stok baru untuk model ini,” kata Direktur Penjualan & Pemasaran PT MMKSI, Irwan Kuncoro.

Isuzu Panther

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengonfirmasi telah mengambil kebijakan untuk menghentikan produksi Isuzu Panther di Indonesia. Legenda mobil dengan mesin diesel ini sudah tidak akan lagi keluar seri terbarunya.

“Hari ini kami mengucapkan terima kasih Panther karena kita akan lebih fokus lagi ke commercial vehicle (CV),” kata GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia Attias Asril dalam Isuzu Media Gathering, Rabu (10/2/21).

Keputusan itu memang berdampak pada kekhawatiran pengguna lama yang menginginkan servis resmi maupun kesediaan komponen. Namun demikian, Attias menyebut pengguna Isuzu Panther tidak perlu cemas bakal kesulitan ke depannya.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini