KPU Cari Waktu yang Tepat untuk Bahas Anggaran Pemilu 2024

0
462
KPU Cari Waktu yang Tepat untuk Bahas Anggaran Pemilu 2024
Kotak suara pemilihan umum.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan pihaknya mencari waktu yang tepat dengan DPR dan pemerintah untuk membahas rancangan anggaran Pemilu Serentak 2024. Jika dijadwalkan dan disepakati setelah reses DPR, kata Raka, KPU siap untuk menyampaikan rancangan anggaran pemilu khusus yang telah dirasionalisasi.

“Mengenai jadwal, kami masih menunggu waktu yang diagendakan untuk itu. Sejalan dengan itu, persiapan-persiapan terus dilakukan,” ujar Raka saat dihubungi wartawan, Sabtu (12/3/2022).

Raka mengatakan tugas KPU adalah mempersiapkan rancangan anggaran penyelenggaraan Pemilu 2024 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rancangan anggaran tersebut, tutur dia, akan dibahas dengan DPR dan pemerintah sebelum ditetapkan.

“Pada saatnya nanti, akan dibahas bersama dengan pihak-pihak terkait, termasuk DPR dan pemerintah,” tandas dia.

Raka juga mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan soal anggaran Pemilu 2024. KPU, kata dia, sudah menyusun usulan anggaran tersebut termasuk melakukan rasionalisasi.

“Semuanya saat ini masih dalam proses termasuk mengenai rancangan PKPU tahapan sudah kami siapkan dan rancangan PKPU lainnya yang dibutuhkan dalam Pemilu 2024,” pungkas Raka.

Diketahui, KPU telah menyampaikan usulan anggaran Pemilu Serentak 2024 kepada DPR pada tahun 2021 lalu sebesar Rp 86,2 triliun. Hal ini disampaikan oleh Plt Ketua KPU Ilham Saputra dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021.

Adapun rincian anggaran 86,2 triliun terdiri dari Rp 8,4 triliun dari APBN 2021 atau 10 persen , Rp 13,2 triliun dari APBN 2022 atau 15 persen. Kemudian, Rp 24,9 triliun dari APBN 2023 atau 29 persen, Rp 36,5 triliun dari APBN 2024 atau 42 persen, dan Rp 3,09 triliun dari APBN 2025 atau 4%.

Lalu, usulan anggaran Pemilu Serentak 2024 oleh KPU kembali dibahas dalam rapat kerja Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 September 2021. Saat itu, pemerintah dan DPR menilai anggaran tersebut terlalu besar dan meminta KPU untuk melakukan rasionalisasi anggaran Rp 86,2 triliun tersebut.

KPU telah melakukan rasionalisasi terhadap usulan rancangan anggaran Pemilu 2024 tersebut menjadi 76,6 triliun. Rancangan tersebut sudah dikirim ke DPR dan pemerintah sehingga KPU masih menunggu waktu untuk dibahas bersama.

Berdasarkan data yang diterima awak media pada 1 Maret 2022, rincian usulan anggaran Pemilu Serentak 2024 yang sudah dirasionalisasi tersebut, antara lain, sebesar Rp 8,05 triliun dari APBN 2022 (10,52%), Rp 17,45 triliun dari APBN 2023 (22,78%), Rp 49,06 triliun dari APBN 2024 (64,01%), dan Rp 2,06 triliun dari APBN 2025 (2,69%).(Bs)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini