Kejari Buleleng Sita 36 Dokumen Kasus Dugaan Korupsi di BUMDes Pucaksari Busungbiu

0
639
Kejari Buleleng Sita 36 Dokumen Kasus Dugaan Korupsi di BUMDes Pucaksari Busungbiu
Kejaksanaan Negeri (Kejari) Buleleng melakukan penyitaan 36 jenis dokumen/berkas terkait kasus dugaan pidana korupsi pengelolaan dana pada BUMDes Gema Matra, Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (14/3/2022).
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Kejaksanaan Negeri (Kejari) Buleleng melakukan penyitaan 36 jenis dokumen/berkas terkait kasus dugaan pidana korupsi pengelolaan dana pada BUMDes Gema Matra, Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (14/3/2022). Selanjutnya, Kejari Buleleng akan memeriksa 17 saksi terkait kasus tersebut.

“Penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng yang dipimpin oleh Kasi Pidsus Kejari Buleleng I Wayan Genip, SH, MH, pada hari Senin tanggal 14 Maret 2022 Pukul 14.00 Wita di Banjar Dinas Pucaksari, Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Buleleng telah melakukan penyitaan terhadap 36 jenis dokumen/berkas dari I Made Suardwita yang menjabat sebagai Sekretaris Desa Pucaksari,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, Rizal Syah Nyaman, SH, dalam rilisnya.

Dikatakan, dokumen/berkas tersebut akan dijadikan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengeloaan dana pada BUMDes Gema Matra Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng.

“Untuk selanjutnya, mulai hari Selasa, tanggal 15 Maret 2022, penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait. Direncanakan sebanyak 17 orang saksi,” ujarnya.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini