LazisMU Gandeng ASISI Bali, Salurkan Rombong Usaha Mikro dan AC di Masjid Al Manar Buleleng

0
960
Lazismu Gandeng ASISI Bali, Salurkan Rombong Usaha Mikro dan AC di Masjid Al Manar Buleleng
Lazismu Gandeng ASISI Bali, Salurkan Rombong Usaha Mikro dan AC di Masjid Al Manar Buleleng
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) menggandeng ASISI dan YBM PLN Bali menyalurkan program bantuan rombong untuk membantu pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar usahanya semakin berkembang dan kuat, serta pemasangan 4 unit AC dan melakukan cuci AC, perbaikan AC yang rusak di gedung Masjid Al Manar Buleleng, Senin (15/3/2022) kemarin.

Penyaluran bantuan ini bertempat di Masjid Al Manar Kampung Kajanan, Kabupaten Buleleng, kepada 3 pelaku UMKM, yang keseluruhannya adalah pedagang kecil.

Dalam acara serah terima bantuan tersebut masing-masing mendapatkan bantuan rombong diantaranya pedagang siomay, bakso, gorengan dan lainnya.

Pada saat penyerahan bantuan itu, Ketua Lazismu Bali Miftah Nurahman berdialog dengan pedagang dan menanyakan berapa modal serta berapa keuntungannya. Miftah juga mengingatkan agar pedagang meningkatkan kualitas dagangannya sehingga produksi UMKM diminati pembeli.

Miftah Nurahman mengatakan selain dibantu sarana dan permodalan diharapkan ada training agar skalanya lebih massif. Gerobak rombong ini kata dia, sebagian kecil dari upayanya meningkatkan perekonomian masyarakat karena pihaknya juga mempunyai program lain yakni perbaikan dan pemeliharaan AC untuk rumah ibadah.

“Program ini adalah program unggulan yang dilaksanakan setiap bulannya oleh Asisi dan lazismu Bali dengan menyisir mushola dan masjid yang membutuhkan perawatan ac, yang rutin dilaksanakan tanpa minta bayaran apapun dengan memberdayakan para anggota asisisi Bali “.

Ia menyebutkan kenapa UMKM harus terus ditingkatkan, karena UMKM sudah teruji dan menjadi jangkar dan kekuatan perekonomian masyarakat. Bahkan pada krisis moneter 1998 yang memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang tahan terhadap krisis adalah UMKM.

“UMKM pilihannya banyak dan modalnya kecil. Tinggal bagaimana kita membantu agar skalanya mereka meningkat, meningkat usahanya dan marketnya bertambah,” kata ketua pria paruh baya ini yang juga menjadi ketua Fokal IMM Bali.

Miftah juga mengingatkan agar pelaku UMKM dituntut untuk meningkatkan kualitas, higienis dan menjaga kebersihan sehingga daya minat terhadap UMKM yang selama ini dicap kurang baik karena gerobaknya kotor, kumel dan lainnya akan meningkat pula.

“Dengan bantuan gerobak rombong yang bersih dan kelihatan baik semoga menjadi minat konsumen membeli produk UMKM sehingga kapasitas produksi akan meningkat dan mudah-mudahan pendapatannya meningkat pula,” harapnya.

Salah satu pedagang kecil, Bapak Basnan Lubis mengaku bersyukur mendapatkan bantuan gerobag rombong program Lazismu Bali. Dengan bantuan gerobag itu semoga usahanya akan semakin meningkat. (Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini