Anis Matta Sebut Ketahanan Pangan Indonesia Sangat Rapuh

0
462
Ekspor CPO Dilarang, Ketum Gelora: Jangan Ragu Ambil Keputusan untuk Kembalikan Kepercayaan Rakyat
Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Anis Matta menilai ketahanan pangan Indonesia masih sangat rapuh.

Menurut Anis, hal ini membuat Indonesia kerap memiliki masalah kelangkaan dan lonjakan harga pangan.

“Di level strategi kan kita memang punya masalah ketahanan pangan yang sangat rapuh,” ucap Anis dalam webinar Gelora Talks, Rabu (16/3/2022).

Anis mengatakan selama ini Pemerintah sangat bergantung kepada impor dalam penyediaan sembilan bahan pokok (sembako).

Pemerintah, menurutnya, tidak memprioritaskan upaya untuk keluar dari ketergantungan impor.

“Ketergantungan kita terhadap impor bahan pokok sembako sebenarnya sampai sekarang termasuk keras. Tidak pernah benar-benar menjadi prioritas pemerintah,” tutur Anis.

Masalah kesulitan pangan di dalam negeri, kata Anis, akhirnya mencuat akibat perang antara Rusia dan Ukraina, serta perubahan iklim.

Sehingga kenaikan harga pangan tidak bisa dicegah akibat dampak dari permasalahan global.

“Setelah ada perang Ukraina dan juga climate change. Ini akan meningkatkan tingkat persoalan kita secara pangan, karena pasti kita tidak bisa mencegah kenaikan harga-harga, akibat dampak dari kelangkaan itu juga secara nasional, dan juga dampaknya di tingkat global,” jelas Anis.

Anis mengatakan pihaknya memprioritaskan untuk mencari solusi masalah pangan agar tercipta kemandirian nasional.

“Kita tidak bisa bicara soal kemandirian nasional, ketahanan nasional tanpa menyelesaikan terlebih dahulu sisi ketahanan pangan,” pungkas Anis.

Meski begitu, Anis mengakui kebijakan untuk sampai pada tingkat kemandirian pangan membutuhkan waktu.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini