Isu Duet Anies-AHY di Pilpres 2024 Mencuat, Mengulang Kemenangan SBY-JK

0
3474
Duet Anies Baswedan dan AHY Menang di Pilpres 2024, Begini Kata Partai Demokrat
Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gubernur DKI Anies Baswedan.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Anies Baswedan melontarkan puji-pujian kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga dijodoh-jodohkan untuk Pilpres 2024. Akankah keduanya berduet di pilpres?

Founder lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio menilai lebih memungkinkan Anies berduet dengan AHY di pilpres. Namun tiket capres tergantung Demokrat.

“Untuk tiket capres kan paling mungkin Anies dengan AHY karena AHY minimal ada tiket Demokrat-nya, sehingga lebih mudah mencari tambahan suara,” ujar Hendri lewat pesan suara, Kamis (17/3/2022).

Saling puji antara Anies dan AHY, menurut Hendri, merupakan kebiasaan politik yang baik ketimbang saling caci. Hendri berpendapat keduanya layak bersama.

“Hanya, pesannya, Demokrat harus lebih berani bicara gamblang bahwa memang mereka mendorong Anies Baswedan sebagai calon presiden,” tutur Hendri.

“Kalau petinggi Demokrat bilang peluang Anies dan AHY bagus, ya sudah, deklarasikan saja bahwa ‘kami mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden dari Partai Demokrat’,” lanjutnya.

Sementara itu, dosen ilmu politik dan international studies Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, mengatakan kebersamaan AHY dan Anies merupakan indikasi serius terbentuknya koalisi jelang Pilpres 2024. Baik Anies maupun AHY, terang Umam, memiliki bekal elektabilitas yang memadai.

“Duet Anies-AHY berpotensi besar mengamankan dukungan partai-partai nasionalis-religius, seperti Partai Demokrat (8%), PPP (4%), dan PKS (8%). Bahkan Anies, yang belakangan dekat dengan NasDem (8%), juga bisa menariknya dalam koalisi. Artinya, syarat 20 persen presidential threshold berpeluang mudah terkonsolidasi,” ucap Umam.

Umam menambahkan selama Anies belum mendeklarasikan diri masuk ke salah satu partai politik, Gubernur DKI Jakarta itu bisa menjadi magnet yang menyatukan partai-partai pengusungnya. Caranya, Anies harus bisa meyakinkan NasDem, PKS, dan PPP untuk membentuk mesin koalisi politik yang efektif.

“Terlebih lagi, di balik duet Anies-AHY, ada dua tokoh politik besar yang bisa menjadi joined forces, yakni tokoh SBY-JK, di mana SBY adalah anak biologis dan ideologis dari AHY, sedangkan JK adalah mentor politik Anies Baswedan. Jika duet ini digarap dengan baik, bisa saja duet Anies-AHY mengulang kemenangan SBY-JK sebagaimana terjadi pada Pemilu 2004,” imbuhnya.

Terkait duet Anies dan RK, Umam melihat sangat kecil kemungkinan terjadi. Keduanya dinilai bakal menemui banyak kendala.

“Menyatukan Anies-RK dalam gerbong koalisi pilpres akan menghadapi banyak kendala. Pertama, keduanya tidak memiliki basis partai politik yang jelas, yang menjadi penentu tiket presidential threshold 20 persen. Kedua, keduanya memiliki ceruk pemilih yang relatif serupa, yakni segmen muslim yg tersebar di wilayah Jawa Barat, Banten, dan Jabodetabek. Artinya, perluasan basis pemilih potensial kurang bisa dioptimalkan dengan skema memasangkan Anies-RK,” tutur Umam.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai Anies ‘melebarkan sayap’ menjelang 2024. Anies dianggap masih menyaring figur-figur yang pas untuk dijadikan pendamping.

“Anies terlihat main di banyak kaki, tak monolog di satu figur. Kadang memperlihatkan kemesraan dengan RK, kadang dengan AHY, dulu pernah dengan Airlangga. Secara normatif semuanya cocok meski pada level praktik kadang rumit terbentuk banyak hal. Misalnya soal siapa partai yang sedia mengusung termasuk ketersediaan logistik,” ujar Adi.

Diketahui, Anies dan Ridwan Kamil pernah menunjukkan momen mesra beberapa kali. Misalnya saat Anies dan Ridwan Kamil bertemu di Sumedang, Jawa Barat, tahun lalu, bahkan keduanya sempat makan bersama.

Selain itu, Anies-RK tampil bersama dalam acara Zulhas Award dan pertemuan di Menteng. Kemudian yang terbaru momen mesra keduanya saat menyantap bubur bareng setelah menghadiri acara Urban-20 atau U20 dalam rangkaian agenda G20.

Terbaru, Anies ‘mesra’ dengan sosok lain. Kali ini, putra mantan Presiden Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Momen hangat AHY, sapaan Agus, dan Anies terjadi dalam pelantikan pengurus baru Partai Demokrat DKI Jakarta di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/3/2022).

AHY memuji kinerja Anies memimpin Jakarta. Selain itu, AHY mengaku sudah sering berdiskusi dengan Anies sebelum sama-sama masuk ke dunia politik.

Sama seperti AHY, Anies menyampaikan dirinya sudah lama mengenal AHY bahkan sebelum terjun ke dunia politik. Dia bercerita bersama AHY dulu kerap berdiskusi tentang masa depan Indonesia.(D1)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini