Pahalanya Begitu Sangat Istimewa, 4 Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadhan

0
441
Kenapa Shalat Tarawih? Apa Arti dan Asal-usulnya?
Ilustrasi Tarawih.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Salat tarawih merupakan ibadah sunah yang hanya dilaksanakan pada saat Ramadan saja. Hukum salat tarawih adalah sunah muakkad, sangat dianjurkan.

Seorang muslim yang melaksanakannya akan mendapat pengampunan dosa dan dilapangkan rezekinya.

Berpahala 27 derajat, melengkapi kekurangan ibadah wajib, dianggap seperti salat semalam penuh. Berikut adalah keutamaan salat tarawih:

Ampunan dari Allah SWT

Salah satu hadis menjelaskan bahwa pada Ramadan kewajiban seorang muslim adalah melakukan puasa pada siang hari dan pada malam harinya melakukan salat tarawih.

“Barang siapa melakukan qiam Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”. (HR Bukhari dan Muslim).

Pahalanya setara dengan melaksanakan salat qiyamul lail

Tarawih jika dilakukan secara berjemaah, pahala yang didapatkan akan sama seperti melaksanakan salat qiyamul lail seperti salat tahajud selama satu malam penuh.

Keutamaan salat tarawih yang satu ini disebutkan juga di dalam hadis Rasulullah SAW yang berbunyi sebagai berikut:

“Siapa saja yang ikut salat tarawih berjamaah bersama imam sampai selesai, maka untuknya itu dicatat seperti salat semalam suntuk”, (HR Abu Daud dan Turmudzi).

Meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT

Ramadan adalah bulan penuh pengampunan dosa, dan setiap doa diijabah oleh Allah SWT.

Dengan melaksanakan salat tarawih setiap malam adalah bentuk ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT, dan meminta ampunan kepada-Nya.

Melapangkan rezeki

Keutamaan salat tarawih saat Ramadan akan melapangkan rezeki, terutama bila salat sunnah ini dilakukan secara berjemaah.

Saat berjemaah di masjid atau musala, bertemu dengan sanak saudara dan tetangga pasti akan terjadi

Bersilaturahmi pun akan mendatangkan kecukupan rezeki sebagaimana sabda dari Rasulullah SAW.

“Siapa saja yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan pengaruhnya, maka sambunglah tali persaudaraan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). (Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini