Pasar Ramadhan ‘Aisyiyah Bali jadi Momentum Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Masyarakat

0
1182
Pasar Dadakan Ramadhan ‘Aisyiyah Bali jadi Momentum Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Masyarakat
Suasana Prasar Ramadhan Aisyiyah Bali.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Salah satu kegiatan favorite selama bulan Ramadhan ketika menunggu waktu berbuka puasa adalah ngabuburit sambil berburu kuliner.

Makanan ringan atau yang biasa dikenal dengan takjil menjadi yang paling diincar masyarakat ketika berburu makanan jelang berbuka puasa.

Di Kota Denpasar sendiri, terdapat beberapa lokasi yang menjadi tempat untuk berburu kudapan jelang berbuka puasa. Salah satunya dihalaman parkir Gedung da’wah Muhammadiyah Bali yang disulap dengan seketika menjadi kawasan pasar dadakan saat ramadhan, kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang pun tak menyurutkan hadirnya lapak jajanan tersebut, serta menjadi bagian dari upaya untuk membangkitkan ekonomi rakyat.

Pasar Ramadhan Aisyiyah yang di gagas majelis ekonomi dan pemberdayaan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Bali ini ramai dikunjungi pecinta kuliner untuk berburu penganan untuk berbuka puasa, dengan melibatkan unsur organisasi otonom Muhammadiyah dan binaan UMKM ‘Aisyiyah Bali.

Menanggapi hal yang seakan sudah seperti sebuah tradisi tahunan ini, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Bali Ir. Takwalin, M.Pdi mengatakan, tujuan digelarnya pasar Ramadan ini selain untuk memeriahkan bulan suci Ramadan juga memberdayakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta mendorong bangkitnya prekonomian Bali. Mereka diberi tempat untuk menjual produk mereka kepada masyarakat luas.

“Karena momen ini merupakan kesempatan bagi para UMKM kita untuk mencari peluang meningkatkan ekonominya, dan ini sangat baik, mereka berusaha kembali untuk bangkit dimasa pandemi,” ungkap Takwalin usai membuka secara resmi Pasar Ramadhan ‘Aisyiyah di jalan Imam Bonjol Nomor 51, Kecamatan Denpasar Barat, Denpasar, Senin (4/4/2022).

“Harapan kami pergerakan perekonomian masyarakat terus meningkat. Karena semakin tinggi pendapatan yang diperoleh pelaku UMKM, itu artinya pergerakan ekonomi terus membaik,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali Haji Aminullah mengatakan mengapresiasi terobosan ‘Aisyiyah dengan menggelar pasar ramadhan yang menawarkan berbagai macam menu berbuka Puasa sampai persiapan perlengkapan hari raya idhul fitri.

Aminullah juga optimistis perputaran uang di Pasar Ramadhan Aisyiyah ini bisa mencapai target per harinya, dan pasar ini juga menjadi momentum bangkitnya perekonomian masyarakat.

“Tujuan lainnya kegiatan ini juga untuk memulihkan perekonomian yang selama ini terpuruk akibat pandemi COVID-19,” katanya.

Dengan begitu akan membantu membangkitkan kembali UMKM yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Sehingga perekonomian dapat kembali berjalan dengan baik lagi.

“Ini bagian dari pemulihan ekonomi. Makanya saya mengajak seluruh masyarakat untuk berbelanja disini selama Ramadan agar UMKM kita dapat tumbuh dan berkembang”. Pinta pejabat Kemenag Bali ini.

Hanya saja, Haji Aminullah mengimbau kepada para pedagang dan juga masyarakat, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan baik, sebab covid-19 masih berdampingan.

“Asal para pedagang dan masyarakar tetap ingat prokes, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak itu harus tetap dijaga, jangan sampai euforia ramadan malah menyebabkan penyebaran Covid-19 makin meluas,”ujarnya.

Hal itu, kata Aminullah, guna menghindari meluasnya pernyebaran Covid-19 di Denpasar. Pasar Ramadan ini berlangsung selama 22 hari ke depan, mulai tanggal 3 hingga 24 April 2022. Untuk waktunya dibuka sejak pukul 15:00 Wita hingga pukul 17:30 Wita.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini