Ade Armando Babak Belur Dikeroyok Massa saat Aksi Mahasiswa 11 April

0
1080
Relawan Anies Buka Suara Soal Tudingan Grace Natalie dalam Kasus Ade Armando
Ade Armando Babak Belur Dikeroyok Massa saat Aksi Mahasiswa 11 April.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Demo mahasiswa di depan gedung DPR sempat ricuh. Bahkan, Dosen UI, Ade Armando dikeroyok massa saat ikut mengawal aksi demo tersebut.

Pantauan merdeka,com, tepatnya, usai pimpinan DPR melakukan pertemuan dengan para pendemo, Senin (11/4). Aksi saling pukul terjadi. Dipicu salah seorang pendemo melempar suatu benda yang mengenai aparat keamanan.

Tak berselang lama, aksi saling lempar terjadi. Bahkan, polisi sempat menggunakan water cannon untuk mengurai massa yang tengah melempar sejumlah benda ke dalam gedung DPR.

Di tengah kondisi panas, Ade Armando tampak dibopong oleh sejumlah polisi. Wajahnya penuh darah dan lebam.

Dia dikeroyok di tengah massa yang teriak ‘pelaku penistaan agama’. Belum diketahui sampai saat ini siapa yang melakukan pengeroyokan terhadap Ade Armando.

Ade langsung diamankan di posko Pengamanan Dalam DPR. Saat ini ade Armando sedang di tangani tim medis.

Sebelumnya, dikutip dari Tribunnews.com, Ade Armando terlihat hadir di area depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta. Dia menyayangkan rekan-rekan BEM SI yang tampaknya terlihat terpecah dalam aksi hari ini.

“Sayangnya, BEM SI yang terpecah dan yang sekarang melakukan demo ini malah BEM SI yang lebih kecil,” tutur dia saat ditemui di lokasi, Senin.

“Saya tidak ikut demo, tetapi saya memantau dan saya ingin menyatakan mendukung,” kata Ade.

Dirinya mendukung penuh jika para mahasiswa menolak dilakukannya amendemen UUD 1945 untuk mengakomodasi perubahan masa jabatan presiden.

“Kalau isu yang, kan sekarang jadi kacau ya isunya, ada isu turunkan Jokowi. Walaupun kemudian dibantah ya oleh BEM SI, tapi kalau isunya meminta agar dibatalkan amendemen saya rasa mayoritas bangsa setuju ya, dan saya menyatakan persetujuan juga terhadap itu,” jelasnya.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini