Nasdem, Demokrat dan PKS Calonkan Anies-AHY, PDIP Jagokan Prabowo-Puan di Pilpres 2024

0
1899
Nasdem, Demokrat dan PKS Calonkan Anies-AHY, PDIP Jagokan Prabowo-Puan di Pilpres 2024
Duet Prabowo-Puan, dan Duet Anies-AHY.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diprediksi diikuti tiga pasangan. Mengingat, regulasi presidential threshold yang cukup tinggi, yakni 20 persen.

Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas, menyebut ada potensi tiga poros koalisi yang bisa terbentuk yakni, poros Gerindra-PDIP, poros Golkar, dan poros NasDem-Demokrat.

“PAN dan PPP bisa menggenapi Golkar, PKS berpeluang menggenapi NasDem-Demokrat,” ujar Abbas di Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Pada poros Gerindra-PDIP, Abbas melihat potensi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden bersanding dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

“Karena Puan Maharani memiliki elektabilitas yang terlalu di bawah, maka Puan mungkin akan menerima menjadi nomor dua,” tuturnya.

Sementara itu, lanjut Abbas, di poros Golkar ada kemungkinan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi cawapres karena elektabilitasnya terlalu lemah.

“Maka kemungkinan akan mencari calon yang paling kompetitif. Ganjar Pranowo bisa jadi alternatifnya. Terbuka juga kemungkinan Airlangga menjadi nomor 1 dan Ganjar nomor 2,” tuturnya.

Sementara poros Nasdem-Demokrat-PKS diprediksi dapat mencalonkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena elektabilitasnya cukup baik. Ini karena Nasdem dan Demokrat dinilai tidak punya kader yang kompetitif.

Abbas memprediksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bisa diterima sebagai pendamping Anies karena cukup kompetitif dibanding nama-nama tokoh partai yang lain.

Intens

Disisi lain, sejumlah partai politik sudah mulai menjajaki peluang koalisi menjelang Pemilu 2024. Namun, berbeda dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto menyatakan partainya baru akan intensif menjajaki koalisi menjelang Pilpres 2024 di tahun depan.

“Pemilu kan Februari 2024, capres cawapres akan dimasukkan ke KPU jadwal sementara September. Jadi ya, pembahasan koalisi intens akan dilakukan pada 2023. Sekarang ini bulan puasa dulu, kita gelorakan spiritualitas agar bisa berbuat terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Diketahui, sejumlah partai politik sudah mulai menjajaki peluang koalisi menjelang Pemilu 2024. Benerapa partai nampak memulai penjajakan koalisi menjelang Pemilu 2024.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini