Duet Anies Baswedan dan Khofifah Menguat di PPP, Bakal Diusung dalam Pilpres 2024?

0
504
Duet Anies Baswedan dan Khofifah Menguat di PPP, Bakal Diusung dalam Pilpres 2024?
Duet Anies Baswedan - Khofifah Indar Prawangsa.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta merekomendasikan untuk mencalonkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Pilpres 2024.

“DPW PPP DKI Jakarta merekomendasikan kepada DPP PPP agar mencalonkan Saudara Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden RI dan mencalonkan Ibu Khofifah Indar sebagai wakil presiden pada pemilu 2024,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP DKI, Farhan Hasan Al-Amri di Cikini, Kamis (14/4).

Bak lamaran dari Jakarta, DPW PPP Jawa Timur menyambut dan menerimanya. Menanggapi usulan duet ini, DPW PPP Jatim menyatakan sependapat.

Berdasarkan penjelasan Wakil Ketua Bidang OKK DPW PPP Jatim Mujahid Anshori, usulan duet ini sebetulnya juga telah lama menjadi pembicaraan serius di tingkat pengurus Jawa Timur.

“Bagi kami dua sosok ini memang sudah masuk di radar PPP Jatim,” kata Mujahid, Kamis (14/4/2022).

Menurut Mujahid, dalam penilaian pihaknya duet figur ini bisa menjadi alternatif pasangan yang tepat. Sebab tidak saja mumpuni secara kemampuan, keduanya dinilai sukses dalam kepemimpinannya masing-masing.

Kedua figur disebut telah memiliki rekam jejak yang tak perlu diragukan. Termasuk alasan lain adalah keduanya merupakan representasi dua poros besar utamanya kalangan umat Islam.

Baik Anies maupun Khofifah memiliki basis yang kuat.

“PPP kan partai Islam yang menjadi rumah besarnya umat Islam dari kelompok manapun. Kalau secara nasionalisme juga keduanya tidak perlu diragukan lagi,” jelasnya menambahkan.

Mujahid menyebut para kader di Jawa Timur telah sejak lama membahas usulan duet Anies-Khofifah untuk disodorkan berangkat di kontestasi Pilpres.

Sehingga, saat usulan ini muncul dari DPW PPP DKI Jakarta pihaknya juga setuju.

Bahkan, dalam forum Rapimnas di Jakarta yang akan diikuti perwakilan pengurus wilayah, PPP Jatim bakal turut membawa usulan ini.

Pasalnya, Mujahid menyatakan serius mengawal usulan duet Anies-Khofifah.

Rekomendasi Jakarta

Sebelumnya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta resmi rekomendasikan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden dan Khofifah Indar Parawansa sebagai Calon Wakil Presiden di Pilpres 2024.

Hal ini diungkap Plt Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Farhan Hasan, saat rapat pimpinan wilayah (rapimwil) di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat.

“DPW PPP DKI Jakarta merekomendasikan kepada DPP PPP agar mencalonkan saudara Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Presiden RI dan mencalonkan Ibu Khofifah Indar Parawansa sebagai Wakil Presiden RI pada Pemilu 2024,” kata Farhan di lokasi, Kamis (14/4/2022).

Menurutnya, rekomendasi kedua tokoh tersebut lantaran terbukti berhasil dalam kepemimpinannya sebagai kepala daerah dan selanjutnya rekomendasi ini bakal diserahkan ke DPP PPP.

“Besok itu PPP akan mengadakan Rapimnas. Jadi bekal keputusan hari ini InsyaAllah akan kami bawa sebagai aspirasi dari sahabat-sahabat DPW dan sahabat-sahabat DPC PPP se-DKI ke forum rapimnas besok,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut juga, pihaknya merekomendasikan agar DPP PPP dan Fraksi PPP di DPR RI memperjuangkan revisi UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“DPW PPP DKI Jakarta merekomendasikan agar DPP PPP dan Fraksi PPP di DPR RI untuk memperjuangan revisi UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang Jakarta sebagai Ibu Kota Negara yang lebih berkeadilan bermartabat dan lebih berpihak kepada kearifan lokal masyarakat Betawi, sebagai penduduk asli Kota Jakarta dengan memasukkan ketentuan bab dan pasal tentang keberadaan majelis adat masyarakat Betawi.”

“Serta tetap memperhatikan dengan sungguh-sungguh aspirasi masyarakat Jakarta terkait perubahan kewenangan otonomi pemerintahan di tingkat Provinsi atau kota,” jelas Farhan.

Anies Bisa Dipasangkan dengan Siapa Pun

Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam hasil survei beberapa lembaga menunjukkan angka penguatan.

Bahkan terbaru, survei dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan, kalau Anies menjadi tokoh yang berpotensi dapat memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 jika bersanding dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menanggapi hal itu, pengamat politik sekaligus pendiri KedaiKOPI Hendri Satrio, menilai setuju terhadap hasil survei beberapa lembaga tersebut.

Bahkan dirinya menilai, saat ini Anies menjadi salah satu tokoh yang berpotensi maju sebagai Presiden mendatang dan layak untuk disandingkan dengan tokoh siapapun.

“Mas Anies ini salah satu calon presiden yang terbaik dia bisa disandingkan dengan siapa saja,” kata Hendri saat dimintai tanggapannya, Jumat (8/4/2022).

Adapun beberapa tokoh yang disebutkan Hendri yakni di antaranya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hingga Ketua DPR RI Puan Maharani sekalipun.

Tak terkecuali kata dia disandingkan dengan AHY, sebagaimana hasil survei opini publik yang dikeluarkan oleh SMRC.

Atas hal itu, dirinya merasa tak heran jika nama orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut menempati posisi paling atas tingkat keterpilihan sebagai Capres saat ini.

“Dengan Andika Perkasa bisa dengan Puan bisa, dengan Erick Thohir bisa sama gitu, jadi gak kaget juga saya kalau ada nama Anies, apalagi ada nama AHY bersandingan seperti survei kawan-kawan SMRC, (karena) peluangnya cukup besar gitu,” tukas Hendri.

Sebelumnya, Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengeluarkan hasil riset terbarunya.

Kali ini SMRC turut melakukan survei opini publik terhadap kandidat pasangan yang berpeluang menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Dalam survei bertajuk ‘Prospek Capres 2024’ itu, dominan responden memilih pasangan Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

Hasil itu didapat, setelah SMRC kata Sirojudin Abbas selaku Direktur Eksekutif melakukan pembentukan pasangan capres-cawapres dengan lima faktor yakni koalisi, komunikasi antar partai, tiga partai besar, faktor intensitas serta pertimbangan elektabilitas calon.

“Poros Nasdem-Demokrat-PKS dapat mencalonkan Anies Baswedan karena elektabilitasnya cukup baik, sementara Nasdem dan PKS tidak punya kader yang kompetitif,” kata Abbas saat menyampaikan hasil surveinya secara daring, Kamis (7/4/2022).

Tak hanya itu, dalam hasil survei ini Abbas juga memprediksi kalau AHY bisa diterima sebagai pendamping Anies karena dinilai kompetitif dibanding nama-nama tokoh partai yang lain.

Atas hal tersebut, SMRC melakukan survei terhadap publik dengan mekanisme tiga pasangan yakni Anies-AHY, Ganjar-Airlangga dan Prabowo-Puan.

Hasilnya, dari ketiga pasangan itu, Anies-AHY menempati posisi pertama dengan perolehan 29,8 persen suara.

“Hasilnya, pasangan Anies-AHY mendapatkan 29,8 persen suara, Ganjar-Airlangga 28,5 persen, Prabowo-Puan 27,5 persen, Masih ada 14,3 persen yang belum menentukan pilihan,” kata Abbas.

Keunggulan Anies-AHY itu kata Abbas juga didapat jika Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum Partai Golkar maju sebagai Calon Presiden dan berpasangan dengan Ganjar Pranowo sebagai Cawapres.

Bahkan angka perolehan suara Anies-AHY mengalami penguatan dukungan hingga mencapai 32,3 persen dengan simulasi terhadap tiga pasangan yang sama dan membuat pasangan Airlangga-Ganjar menempati urutan terakhir.

Adapun tiga pasangan yang dimaksud yakni Anies-AHY, Airlangga-Ganjar dan Prabowo-Puan.

“Pasangan pasangan Anies-AHY mengalami penguatan dukungan menjadi 32,3 persen, disusul Prabowo-Puan 29 persen. Sementara suara Airlangga-Ganjar ada di bawah keduanya dengan perolehan 22,6 persen,” tukas dia.(Tb)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini