Hore…! Mudik Bareng Mas Anies Baswedan

0
774
Hore...! Mudik Bareng Mas Anies Baswedan
Hore...! Mudik Bareng Mas Anies Baswedan
Bagikan Berita Ini

TMUDIK ke mana? Ke Kuningan, Jawa Barat, tempat kelahirannya, sudah sering. Ke Jogja, tempat masa kecil hingga dewasa, nyaris setiap tahun. Ke Ampel Surabaya, Jawa Timur, tempat mukim rumpun keluarga besarnya selama beberapa generasi, bisa dipertimbangkan. Tetapi ada tempat mudik yang lebih dekat, Tegal, Jawa Tengah, pilihan yang tepat.

Mengapa ke Tegal? Jangan salah. Nenek Anies asli wong Tegal. Karena itu, Anies juga wong Tegal. Dengan begitu, semua bakal tahu kalau separuh darah yang mengalir di tubuh Anies itu Jawa asli. Jadi tidak ada salahnya kalau ia mudik ke sana. Bahwa ada yang bakal sakit gigi, biar saja.

Tak terbayang serunya kalau Anies sampai melakukan itu. Ia bersama keluarganya berada pada bus paling depan, memimpin ratusan iring-iringan bus yang melaju di atas jalan tol sepanjang Jakarta-Jawa Tengah. Jika ada 150 bus dalam iringan itu, masing-masing berjarak 100 meter, maka iringan itu panjangnya 15 km. Wow! Menakjubkan. Tapi jangan lupa pasang spanduk pada setiap bus bertuliskan, “Rombongan Mudik Bareng Anies”.

Mudik bareng Anies pasti asyik. Selain busnya mewah dan full AC, gratis pula. Makanya, yang pengen mudik tapi kesulitan ongkos, sana, buruan mendaftar, jangan sampai tidak kebagian seat.

“Benar Pak Anies punya program mudik gratis, Mas?”

“Yah, begitulah.”

Selama bertahun-tahun, Anies adalah seorang pemudik, sehingga paham betul dinamika mudik. Anies tahu bahwa tak sedikit masyarakat dari berbagai daerah tinggal di Jakarta, setiap tahun rindu mudik. Namun apa daya ongkos tak ada. Maka melalui program ini, Anies bermaksud mendedikasikan sisa masa jabatannya untuk memberi kegembiraan bagi para pemudik.

Itu sebabnya Anies memprogramkan mudik gratis dalam APBD DKI Jakarta 2022. Tidak tanggung-tanggung, ia menyiapkan anggaran sebesar Rp13,7 miliar. Bagi mereka yang suka reseh, perlu diketahui bahwa program ini tidak muncul secara tiba-tiba. Tentu sudah disetujui oleh DPRD.

Menurut Tatak Ujiyati, salah seorang anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Pemprov DKI menyiapkan 292 bus untuk pemudik tujuan Jatim, Jateng, Jogja, Lampung, Bengkulu, dan Palembang. Bukan hanya itu, Anies juga menyiapkan angkutan untuk arus balik sebanyak 200 bus. Jadi total 492 bus disiapakan Anies. Kurang apa lagi? Mudik gratis, balik juga gratis.

Banyak pihak berpendapat bahwa program ini akan memberi dampak positif bagi akseptabilitas dan elektabilitas Anies. Mungkin saja, jika para pemudik itu punya rasa terima kasih sehingga berkenan menceritakan sosok Anies kepada keluarganya masing-masing di kampung.

Sebaliknya, jangan heran kalau ada pihak mencak-mencak seperti kebakaran jenggot, hingga koar-koar menyebut Anies melakukan pencitraan. Tidak apa-apa. Justru pencitraan ala Anies ini perlu ditiru oleh para pemimpin lain yang suka membuat pencitraan palsu. Seolah-olah dekat dengan rakyat, padahal kebijakannya nyata-nyata menindas rakyat.

Malah sebenarnya, program semacam ini perlu diapresiasi sebagai program yang benar-benar membantu rakyat. Jangan sengaja direcoki atau diopinikan sedemikan cara agar muncul kesan buruk. Perlakuan semacam ini sangat tidak beradab. Padahal yang disebut pejuang demokrasi sejati adalah mereka yang memberi kebebasan kepada rakyat di dalam melakukan penilaian dengan caranya sendiri.

“Itu dia, Mas. Di mata mereka, Pak Anies tidak ada benarnya. Padahal yang diurusi itu bukan warganya. Tapi warganya Pak Ganjar, Pak Sultan, Ibu Khofifah, dan lainnya.”

“Ah, tak sangka pikiranmu jauh lebih sehat, Jo.” “Tetapi begitulah Anies kelak akan dikenang dalam sejarah permudikan di Indonesia.”

“Oh yah, Jo. Kalau mudik nanti, sing eling lan waspodo, yah. Jangan sampai ngeroyok orang. Kasihan Pak Anies disalah-salahin.”

Bagi Anies sendiri, program mudik gratis ini adalah cara dia mengenang dirinya yang dulu selaku pemudik. Sebutir kacang yang tak pernah lupa pada kulitnya. []

Penulis adalah pemerhati sosial politik


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini