JIS Disebut Mahakarya, PDIP Jakarta Sewot; Dibanggakan karena Anies Minim Prestasi

0
573
JIS Disebut Sebagai Mahakarya, PDIP Jakarta Sewot; Dibanggakan karena Anies Minim Prestasi
Mahakarya JIS.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak tidak terima, jika Jakarta International Stadium (JIS) disebut sebagai mahakarya.

Ia mengemukakan, jika stadion yang akan menjadi kandang klub sepak bola Persija Jakarta itu sebagai stadion biasa.

“Ini teknologi dan karya yang sudah ada lama di luar negeri, dengan beberapa sentuhan arsitektur Indonesia,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (4/5/2022).

Menurut Gilbert, stadion dengan spesifikasi seperti JIS sudah banyak dibuat di kota lain di luar negeri. Fasilitas yang dimiliki JIS sekarang bukan satu-satunya di dunia.

“Pernyataan JIS mahakarya adalah hiperbola, karena di kota lain di luar negeri itu merupakan standar stadion. Baik untuk tenis, atau bola,” ujar Gilbert.

Karena itu, ia mengaku heran mengapa Anies kerap kali membanggakan JIS kepada publik. Ia menduga Anies melakukannya karena tidak banyak prestasi yang bisa dibanggakan selama menjabat Gubernur.

“Tetapi karena Anies minim prestasi, jadi ini yang dibanggakan. Kenapa Anies tidak membanggakan tugu sepeda, tugu bambu sebagai monumental?” tuturnya.

Selain itu, Gilbert menilai masih banyak kekurangan dalam pembangunan JIS. Mulai dari sinyal telepon yang sulit, lift ke atap yang belum bisa digunakan, dan biaya pemeliharaan tinggi karena debu tebal menutupi bangku.

“Sebaiknya, ucapan mahakarya kemarin diikuti juga permintaan maaf kepada para korban banjir, mereka yang tidak memiliki rumah yang layak, korban kebakaran tanpa rumah dan kegagalan memenuhi janji kampanye,” katanya.

Untuk diketahui, stadion berkapasitas 82 ribu penonton ini juga diproyeksi menjadi stadion terbesar ketiga di dunia dan terbesar di Asia Tenggara.

Fasilitas yang disiapkan ini nantinya akan membuat JIS menjadi stadion serbaguna dan bisa dipakai untuk berbagai acara besar seperti konser musik

JIS juga bakal dilengkapi dengan atap buka tutup yang mengadopsi struktur space frame atau kerangka struktural tiga dimensi. Struktur ini terdiri dari bola sendi, dan elemen yang terdiri dari pipa, konus, hexagon, dan baut high tensile (HT).

Space frame adalah suatu sistem struktur rangka ruang yang kaku dan ringan serta menggunakan sistem sambungan antar batang yang membentuk segitiga dengan joint-joint yang saling mengunci dengan pola geometri.

Stadion macan Kemayoran ini juga akan menggunakan rumput hibrid berstandar internasional. Kelebihan rumput hibrid, lapangan dapat digunakan hingga 1.000 jam pertandingan bila dibandingkan rumput natural, hanya bisa kuat selama 300 jam.

Sebelumnya, Anies Baswedan menggelar Salat Idul Fitri 1443 Hijriah di JIS pada Senin (2/5/2022). Anies mengatakan warga puluhan ribu jamaah yang Salat Id di sini patut berbangga karena menjadi orang pertama yang bisa Salat Id di JIS.

“Ini adalah untuk pertama kalinya JIS digunakan untuk Salat Idul Fitri dan kita menjadi pribadi-pribadi pertama yang menggunakan tempat ini untuk bersujud di hadapan Allah SWT,” kata Anies dalam sambutannya sebelum Salat Ied di JIS, Senin (2/5/2022).

Menurut Anies, JIS adalah bentuk kemenangan di Hari Idul Fitri saat ini setelah penantian 13 tahun warga Jakarta menginginkan punya stadion sendiri.

“Ini adalah kemenangan setelah 13 tahun menanti akhirnya Jakarta memiliki stadionnya sendiri yaitu JIS yang menjadi mahakarya bukan hanya karena bentuk fisiknya belaka namun juga atas kerja keras kerja luar biasa dari anak negri atas visi dan cita-cita yang digantukannya kepadanya,” ucapnya.(Su)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini