Berkah Idul Fitri Ekonomi Kreatif Bangkit, 500 Ribu Turis Domestik Liburan ke Pulau Bali

0
474
Berkah Idul Fitri Ekonomi Kreatif Bangkit, 500 Ribu Turis Domestik Liburan ke Pulau Bali
Pusat oleh-oleh diserbu pengunjung.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Bali diserbu wisatawan domestik selama libur lebaran 2022. Mereka ingin memanfatkan momentum libur panjang untuk menikmati suasana Pulau Dewata itu.

Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II mengemukakan geliat wisatawan yang menuju Bali sudah terlihat sepekan sebelum lebaran.

Dari beberapa kota besar yang dilayani, Bali menjadi salah satu tujuan penumpang pesawat selama periode arus mudik Lebaran 2022.

“Ada lima besar destinasi pada 2022 khususnya arus mudik dari Bandara Soekarno-Hatta. Yakni Medan, Bali, Makassar, Surabaya dan Pontianak,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin saat dikutip, Minggu(8/5/2022).

Sementara itu, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Ida Bagus Agung Partha Adnyana memperkirakan 500 ribu turis domestik mengunjungi Bali selama libur Lebaran 1443 Hijriah. Dari kunjungan tersebut, uang beredar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diprediksi menembus Rp 250 miliar.

“Anggap aja spending-nya seperti hitungan dari Bank Indonesia itu satu orang Rp 500 ribu. Jadi kalau dua minggu, 500 ribu orang (ke Bali), ya anggap saja segitu (Rp 250 miliar),” ujar Agung saat dihubungi melalui sambungan telepon seperti dilansir dari Tempo, Sabtu, 7 Mei 2022.

Agung mengatakan tren kunjungan wisatawan domestik ke Bali selama Lebaran 2022 memecah rekor sepanjang dua tahun terakhir. Melesatnya angka pergerakan wisatawan terlihat dari okupansi hotel yang rata-rata sudah mencapai 50-70 persen di semua wilayah di Pulau Dewata.

Tingkat kunjungan kamar hotel itu naik 30-40 persen dari hari biasa. Sebelum Lebaran, rata-rata angka keterisian kamar belum menyentuh 50 persen. Adapun wisatawan datang ke Bali, kata Agung, mayoritas datang melalui jalur darat atau dari pintu masuk Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.

Melonjaknya tingkat kunjungan wisatawan domestik ke Bali, juga berdampak ke kunjungan pusat oleh-oleh khas bali. Pusat oleh-oleh Bali, menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk menghabiskan waktu musim libur Hari Raya Idulfitri.

Dari pantauan teropongmetro.com di beberapa pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Bali pengunjung meningkat. Data yang diperoleh, jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan  beragam selama libur lebaran.

Pusat perbelanjaan oleh-oleh menjadi alternatif masyarakat untuk berlibur. Kebanyakan menghabiskan waktu untuk wisata kuliner, bermain, nongkrong maupun sekedar berkunjung saja.

“Yang jelas dengan kunjungan ini kami pengelola pusat perbelanjaan sangat senang. Karena sejak pandemi covid-19 pusat belanja oleh-oleh paling terpukul,” ucap Wayan Anggasena salah satu pengelola pusat pembelanjaan oleh-oleh khas Bali, Minggu (8/5/2022).

Naiknya jumlah pengunjung tersebut menjadi angin segar bagi pemilik stand, mengingat selama pandemi kondisinya tak menentu.

Kendati ramai pengunjung, Angga sapaan akrabnya mengatakan tetap mengigatkan baik kepeda pengelola pusat oleh-oleh dan pemilik stand kios maupun pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk patuh protokol kesehatan. Meskipun sudah longgar ya kita harus waspada,” katanya.

Angga berharap ekonomi segera kembali pulih dan kondisi pusat perbelanjaan terap ramai seperti normal. “Semoga Bali tetap ramai dan ekonomi bisa kembali pulih,” tandasnya. (Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini