Pentingnya Menjaga Nilai Muhammadiyah di Masyarakat yang Dinamis dan Multikultur

0
321
Pentingnya Menjaga Nilai Muhammadiyah di Masyarakat yang Dinamis dan Multikultur
Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dadang Kahmad di acara silaturahmi ba’da Idul Fitri 1443 ingatkan warga Muhammadiyah untuk menjaga ketaatan beribadah sebagaimana di Bulan Ramadan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Muhammadiyah.

Menurut Dadang, di masyarakat yang serba dinamis dan multikultur sebagaimana yang dihadapi oleh warga Muhammadiyah sekarang, penting kiranya untuk memegang teguh dan menjunjung tinggi nilai-nilai Muhammadiyah.

Warga Muhammadiyah, imbuh Dadang, merupakan agen bagi kerahmatan Islam bagi seluruh alam. Guru Besar Sosiologi Islam ini juga mengajak warga Muhammadiyah supaya senantiasa bangga dengan Muhammadiyah.

Mengutip pengamatan banyak tokoh, Dadang menyebut bahwa peran Muhammadiyah kepada bangsa Indonesia, umat Islam, dan kemanusiaan universal bukan sebatas retorika ataupun jani-jani tapi kontribusinya sudah terbukti.

“Warga Muhammadiyah harus bangga dengan Muhammadiyah. Karena, Muhammadiyah sudah memberikan bukti bukan janji bagaimana berkontribusi dalam membangun bangsa ini,” ucap Dadang pada, Ahad (8/5) di acara silaturahmi bada lebaran Idul Fitri 1443 H di Gedung Dakwah PCM Cimanggung Masjid At Taqwa Cimanggung, Sumedang.

Warga Muhammadiyah sebagai agen kerahmatan Islam bagi seluruh alam menjadikan setiap gerak dan langkah warga persyarikatan harus menjadi teladan masyarakat luas, serta setiap langkah yang dilakukan memberi manfaat bagi semua bukan hanya bagi persyarikatan semata.

Selain itu, kemanfaatannya diharapkan bukan sesaat tapi berkesinambungan. Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumedang, Nasrudin Toha tekanan pentingnya keteladanan warga Muhammadiyah bagi masyarakat dan manfaatnya bagi masyarakat luas.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa di Muhammadiyah harus berorientasi dan berpandangan luas, tidak boleh di Muhammadiyah untuk kepentingan pribadi.

Di daerahnya, Nasrudin Toha menjelaskan bahwa Muhammadiyah di Kabupaten Sumedang mengalami peningkatan dengan segala dinamika yang mengikutinya. Menurutnya, dinamika dalam berorganisasi sudah selayaknya disikapi dengan seksama.

Sebab dalam sebuah organisasi dinamika pasti ada, tidak boleh dinegasikan tapi harus dicari solusi.

“Peradaban Muhammadiyah di Cimanggung Alhamdulillah mengalami peningkatan meskipun penuh dengan dinamika,” ungkapnya.

Acara yang digelar di Gedung Dakwah tersebut diikuti oleh Wakil Ketua PDM Sumedang Dadang Wahyudin, Ketua PCM Cimanggung, J Supriatna dan Ketua PCM Jatinangor Sobirin. Hadir pula PD Pemuda Muhammadiyah Sumedang, Kokam Sumedang, IPM, IMM, Tapak Suci dan Jamaah Persyarikatan Muhammadiyah.(Md)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini