Konten YouTube Bisa Bikin Jaminan, Bentuk Bank Peduli Seniman

0
264
Konten YouTube Bisa Bikin Jaminan, Bentuk Bank Peduli Seniman
Konten Youtube.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Director Center of Economics and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menyoroti peraturan tentang pinjaman bank dengan jaminan konten YouTube.

Bhima menilai aturan tersebut bisa membuat bank lebih peduli kepada seniman. Hal itu pun bisa membuka peluang bagi para kreator untuk bisa lebih berkarya.

Oleh karena itu, Bhima menyebut bank juga harus memiliki kurator untuk menilai apakah suatu karya seni industri kreatif itu memiliki nilai di pasar dan berapakah nilainya.

“Itu bisa menentukan besaran plafon kredit yang akan diberikan,” ujar Bhima, Jumat (28/7).

Kemudian, Bhima menilai adanya tingkat suku bunga pinjaman juga akan menentukan.

“Pemain baru akan kesulitan untuk mengakses ini, karena nilai seninya atau pasar dari hak kekayaan intelektualnya tidak akan tinggi,” tuturnya

Oleh karena itu, kesiapan bank juga harus diperhatikan sebelum pemerintah benar-benar menerapkan aturan tersebut.

“Apakah mereka sudah punya SDM, karena bank membutuhkan itu untuk melakukan analisis kredit,” tambahnya.

Menurut Bhima, hal itu menjadi tantangan atau progress karena perkembangan ekonomi kreatif juga tinggi. “Selama ini, mereka mencari pendanaan secara alternatif, misalnya dengan crowd finding atau fintech,” ucapnya.

Oleh karena itu, Bhima berharap dengan adanya payung hukum, bank bisa lebih peduli terhadap perkembangan ekonomi kreatif.

Seperti diketahui, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menetapkan konten YouTube bisa dijadikan jaminan untuk mengajukan pinjaman ke bank.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif.

Para YouTuber pun bisa menggadaikan karya seninya untuk dijadikan pinjaman bank dengan syarat memiliki jutaan viewers. (Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini