Teologi Al-Maun Tak Cukup Membangun Keunggulan Muhammadiyah di Era Post Modern

0
543
Teologi Al-Maun Tak Cukup Membangun Keunggulan Muhammadiyah di Era Post Modern
Prof Hilman Latief MA PhD (dua dari kiri) dan pembicara lain sarasehan diselenggarakan PDM Kota Yogyakarta.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Membangun keunggulan Cabang dan Ranting Muhammadiyah, teologi Al-Maun tak cukup. Al-Maun bisa dimaknai bantuan, pertolongan dalam setiap kesulitan.

“Soal organisasi Muhammadiyah sudah selesai, artinya sudah berjalan sebagaimana mestinya. Setelah itu, manajemen dan terobosan baru sangat diperlukan untuk kepentingan jauh ke depan,” ujar Prof Hilman Latief MA PhD selaku Dirjen Haji dan Umroh Kementerian Agama RI di Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ringroad Selatan, Tamanan, Kapanewon Banguntapan, Bantul, belum lama ini.

Kegiatan Sarasehan bertema ‘Membangun Keunggulan Cabang dan Ranting’ diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta dibuka Drs H Akhid Widi Rahmanto (Ketua PDM Kota Yogyakarta), juga menghadirkan narasumber HM Ikhwan Ahada MA (Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting/LPCR – PWM DIY), Cahyono SAg (Lazismu DIY) fokus bicara Membangun Keunggulan Cabang dan Ranting Berbasis Teologi Al-Mauun. Kegiatan untuk menyemarakkan Syiar Muktamar Muhammadiyah dan Asyiyah ke-48. Sarasehan dipandu oleh M Dai Iskandar SAg MSI.

Menurut Hilman Latief, secara umum Muhammadiyah sudah berhasil, bangunan fisik berdiri megah di mana-mana. “Kalau sifat fisiknya dalam perjalanan waktu bisa saja lapuk di makan waktu, justru yang penting kegelisahan dan pergerakan apa yang ada yang menghuni bangunan-bangunan megah. Adakah kegelisahan, pergulatan, ide, gagasan, mimpi, imajinasi ke depan? Itu yang penting direalisasikan,” ujarnya.

Diakui Hilman Latief, dirinya tidak ingin menggarami lautan, meski Muhammadiyah sudah maju dari segi organisasi harus tetap memiliki kegelisahan, baik di Cabang maupun Ranting, untuk maju, modern dengan semangat berkemajuan.

Sedangkan Drs H Akhid Widi Rahmanto mengatakan, kegiatan ini rangkain dari 16 kegiatan PDM Kota Yogyakarta. Dipilih tema Membangun Keunggulan Cabang dan Ranting Berbasis Teologi Al-Maun, bertujuan dengan sarasehan ini menjadi wahana bertukar pikiran, pengalaman dalam mengembangkan, memberdayakan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Kota Yogyakarta.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini