Muhammadiyah Bangun 250 Hunian Darurat Untuk Warga Terdampak Gempa Cianjur

0
1522
Muhammadiyah Siapkan 250 Hunian Darurat Untuk Warga Terdampak Gempa Cianjur
Relawan Muhammadiyah MDMC Sudah Terjun di Lokasi Gempa Cianjur.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Muhammadiyah melalui MDMC dan dukungan Lazismu sudah mengerahkan personil dalam respon tanggap darurat gempa Cianjur, yang terjadi pada Senin (21/11).

Berbagai tahapan respon tanggap darurat akan digelar Muhammadiyah disana. Koordinator Divisi Tanggap Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi (TDRR) MDMC PP Muhammadiyah, Indrayanto menyampaikan penjelasan detil berbagai tahapan tersebut, Jum’at (25/11/22).

“Mobilisasi sumber daya Muhammadiyah sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi yang dimiliki dan pemetaan wilayah terdampak untuk pendirian pos pelayanan tahap awal sudah dilakukan. Pemetaan untuk menentukan jenis kebutuhan layanan masih terus dilakukan,” katanya.

MDMC – Lazismu menurut Indrayanto, pada respon tahap awal akan fokus pada kebutuhan dasar layanan kesehatan, hunian, air bersih dan dukungan logistik makanan.

“Tentunya kerja-kerja Muhammadiyah akan selalu berkoordinasi dengan pemangku kebijakan setempat dalam hal ini posko induk BPBD dan koordinasi lintas sektor bersama sinergi dengan lembaga lainnya,” tegas Indrayanto.

Untuk mendukung semua itu, Indra menambahkan pos koordinasi dan pos pelayanan Muhammadiyah sudah didirikan. Pos koordinasi itu berada di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cianjur, Jalan Doktor Muwardi 120 A, dan pos pelayanan didirikan di Islamic Centre Muhammadiyah Jl. Cilengsar No. 10 Cipanas.

Layanan medis menjadi salah satu prioritas karena di lapangan, jumlah korban cukup banyak.

“Kami mengirim tim medis dari RSI Jakarta Pondok Kopi dan Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung yang akan bertugas di lapangan dari 22-29 November 2022,” kata Indrayanto.

Tim medis RSI Jakarta Pondok Kopi akan berfungsi sebagai tim advance yang salah satu tugasnya melaksanakan assesemen medis cepat (Rapid Health Assesment) sedangkan RS Muhammadiyah Bandung bertugas memberi bantuan layanan medis.

Tahap selanjutnya, Indra menambahkan MDMC dan Lazismu akan memperluas layanan bagi warga terdampak dengan memberi pendampingan psikososial dan pendidikan darurat.

Kedua layanan itu cukup penting sebagai upaya dukungan pemulihan kondisi psikologis warga pasca bencana, terutama bagi anak-anak yang banyak menjadi korban gempa ini.

“Untuk mendukung kerja-kerja kemanusiaan ini, penggalangan dana akan menjadi fokus utama lazismu, donasi bisa dilakukan melalui rekening lazismu,” pungkas Indrayanto.

Lanjutnya, khusus untuk konsen hunian darurat, hunian darurat atau hundar sudah on proses, timnya sudah dibentuk dan perangkat peralatannya sudah disiapkan semuanya.

“Bahannya kita pakai rangka dari kayu, jadi kalua rumahnya sudah rusak total, maka kita manfaatkan lantainya. Tinggal kita rangka kayu seperti limasan bangunnya. Kemudia dua terpal kita lipatkan atau tempelkan jadi satu hundar, dan didalam bisa jadi ruangan. Ini bisa untuk 250 hundar ukuran 4×6 meter,” jelasnya.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini