VIRAL! Ojol Dikeroyok Sejumlah Pemuda di Tamansari, Korban Ditendang dan Dipukul Pakai Kayu

0
957
VIRAL! Ojol Dikeroyok Sejumlah Pemuda di Tamansari, Korban Ditendang dan Dipukul Pakai Kayu
VIRAL! Ojol Dikeroyok Sejumlah Pemuda di Tamansari, Korban Ditendang dan Dipukul Pakai Kayu.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang driver ojek online dikeroyok oleh para pemuda yang berjumlah sembilan orang di rumah makan Gold chick kawasan Taman Sari, Jakarta Barat pada Minggu 22 Januari 2024 viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 27 detik itu terlihat sejumlah pemuda datang bersama-sama dan mengeroyok satu orang di balik meja kasir rumah makan tersebut.

Sebagian dari para pemuda itu memukul dan menendang korban. Bahkan, ada beberapa di antaranya mereka memukul korban dengan kayu.

Kapolsek Tamansari AKBP Rohman Yongky Dilatha Rohma membenarkan adanya kejadian tersebut. Yongky menjelaskan peristiwa itu berawal dari seorang pengemudi ojek online bernama Putra mengantarkan seorang penumpang perempuan. Ada beberapa remaja asyik nongkrong di gang langgar.

Namun saat melintas, remaja tersebut melakukan tindakan catcalling yang membuat pengemudi tak terima.

“Sebelumnya ada ribut temannya dia jadi sebelumnya teman dia gojek juga ribut jam 4 subuh. Dia nganterin temen ceweknya lewat gang langgar situ. Sama anak-anak situ disiulin,” kata dia kepada wartawan, Senin, 23 Januari 2023.

Tak terima wanita tersebut disiulkan, Putra menegur para remaja tersebut. Disinilah, kata Yongki, terjadill keributan antara pengemudi gojek dengan anak-anak nongkrong.

Saat itu, pengemudi kalah. Namun, bukannya melapor ke polisi malah mengajak rekan sesama ojek daring balik membalas.

“(Putra) Ajak lagi teman-temannya (driver ojol) balik lagi ke situ. Setelah balik ke situ malah kocar-kacir sama anak-anak gang langgar situ si ojol-ojol itu. Kabur semua mencar-mencar. Empat orang ojol itu. Kocar-kacir itu salah satu temannya (Subhan) ngumpet di rumah makan, yaudah,” tuturnya.

Rohman menyayangkan korban justru tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Padahal, jika melapor, tidak mungkin kejadian lanjutan tersebut bakal pecah.

“Cuma salahnya dia (korban) gak lapor polisi malah lapor temannya. Coba kalau lapor polisi gak akan ada kejadian pengeroyokan itu,” ucap Rohman.(Tm)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini