Budiman Sudjatmiko Dipecat, PDI-P Ingatkan Pesan Megawati: Setialah Kepada Asalmu

0
2010
Budiman Sudjatmiko Dipecat, PDI-P Ingatkan Pesan Megawati: Setialah Kepada Asalmu
Budiman Sudjatmiko bersama Prabowo Subianto.
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat memastikan bahwa kerja-kerja kader memenangkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) 2024 tidak terpengaruh terhadap pemecatan Budiman Sudjatmiko.

Namun, ia mengingatkan pesan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri atas kasus Budiman Sudjatmiko yang mendukung bakal calon presiden (bacapres) lain, bukan Ganjar Pranowo.

“Ibu Ketum mengingatkan pesan Bung Karno kepada semua kader, ‘Setialah kepada sumbermu” kata Djarot kepada wartawan, Minggu (27/8/2023).

Djarot menjelaskan, maksud dari pernyataan Megawati itu adalah agar kader tak lupa bahwa mereka berasal dari PDI-P.

Di sisi lain, para kader diingatkan bahwa mereka tetap berasal dari rakyat. Maka semua kader PDI-P diminta tetap fokus turun ke masyarakat tanpa tolah-toleh kepada hal lainnya.

“Semua kader solid bergerak dalam satu rampak barisan untuk turun ke ke denyut nadi kehidupan rakyat sebagai sumber pengabdian dan pemegang kadaulatan tertinggi,” tutur Djarot.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyatakan, DPP PDI-P tak segan memecat kembali kader yang tidak sejalan dengan instruksi Ketum yaitu memenangkan Ganjar Pranowo.

“Kita semua simpatisan, anggota dan kader di tiga pilar partai fokus untuk turun ke bawah, menangis dan tertawa bersama rakyat untuk menangkan PDI Perjuangan dan Mas Ganjar,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, DPP PDI-P resmi memecat Budiman dari keanggotaan partai. Keputusan itu diterima Budiman pada Kamis (24/8/2023). Saat dikonfirmasi, Budiman turut menyertakan sebuah foto memperlihatkan surat tersebut kepada wartawan.

Salah satu butir pemecatan, disebutkan bahwa Budiman dianggap melakukan pelanggaran berat. “Perbuatan Sdr. Budiman Sudjatmiko M.A. M.Phil selaku kader PDI Perjuangan yang tidak mengindahkan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan untuk mendukung dan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2024 dengan mendukung calon presiden dari partai politik lain merupakan pelanggaran kode etik dan disiplin partai dikategorikan sebagai pelanggaran berat,” tulis surat pemecatan Budiman yang dikirimkan, Kamis malam.(k1)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini