Sambangi Pesantren Tebuireng, Anies Baswedan Perkuat Sanad Keilmuan

0
2586
Sambangi Pesantren Tebuireng, Anies Baswedan Perkuat Sanad Keilmuan
Bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (31/8).
Bagikan Berita Ini

TEROPONGMETRO – Bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (31/8).

Pondok Pesantren Tebuireng merupakan pesantren legendaris yang berdiri pada tahun 1899 M. Pesantren didirikan oleh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari.

Di tempat bersejarah bagi kalangan Nahdliyin tersebut, bakal capres yang diusung PKS, Demokrat, dan Nasdem itu diterima lengkap dzuriyyah Tebuireng. Yaitu, KH Kikin Abdul Hakim dan Ibu Nyai Lelly Lailiyah Hakim selaku pengasuh Pesantren Tebuireng, serta para Majlis Keluarga Pesantren Tebuireng, Gus Fahmi Hadziq, Gus Riza, Gus Didik, dan Gus Mirza.

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu  merasa bersyukur karena bisa silaturahmi dengan keluarga besar Pesantren Tebuireng. Bertemu dengan pengasuh pondok serta bisa ziarah ke makam tokoh-tokoh NU dan Pesantren Tebuireng.

“Kami bersyukur bisa menyambung tali silaturahmi dengan keluarga besar Tebuireng. Bertemu dengan KH Kikin dan Ibu Nyai Lelly,” tutur Anies.

KH Nasirul Mahasin Nursalim yang ikut mendampingi Anies menyebut kedatangan mantan Mendikbud itu ke Pesantren Tebuireng merupakan agenda penting.

“Pak Anies datang ke sini tentu tidak hanya untuk bersilaturahmi, tapi juga menguatkan sanad keilmuan beliau sebagai tokoh yang pernah menimba ilmu pada guru yang belajar di Tebuireng,” kata kyai yang juga kakak kandung Gus Baha itu.

Berkunjungnya Anies ke Pesantren Tebuireng seperti pulang ke rumah dan menyambung kembali sanad keilmuannya.

Sebab Anies pernah mondok di Pabelan kepada KH Hammam Jakfar, Magelang. Sedangkan KH Hammam Jakfar menguasai ilmu agama karena mondok di Pesantren Tebuireng.(ra)


Bagikan Berita Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini