Rupiah Semakin Melemah, DPR : Jangan Sampai Tembus ke Angka Rp 15 Ribu
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Teropongmetro.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan, Taufik Kurniawan membeberkan angka utang negara Indonesia yang saat ini sudah menembus Rp 4.500 triliun.

Utang negara di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo alis Jokowi ini terbilang bahaya. Pasalnya, dengan jumlah utang sebesar ini, maka negara harus menanggung beban di dalam waktu lama jika tidak ada langkah cepat mengatasinya.

Menurut Taufik, rilis utang negara yang disampaikannya itu didapat dari lembaga yang kredibel di bangsa ini. Bahkan, utang negara yang sangat membengkak ini sudah dirilis sejak kemarin.

“Rilis dari badan berkompeten langsung. Kemarinkan sudah dirilis ya, hampir lebih Rp 4.500 triliun utang negara kita,” kata Taufik kepada wartawan di Gedung Nusantara III, DPR RI, Rabu (17/1).

Meski begitu, Taufik tak langsung memberikan masalah ini sepenuhnya tanggung jawab Pemerintah di bawah kepemimpinan Jokowi. Menurut politisi PAN ini, hutang negara saat ini adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk DPR. “Itu tentunya bukan tugas dan tanggung jawab Pemerintah saja, tapi juga bersama-sama dengan DPR,” ujarnya.

Politisi asal Jawa Tengah ini juga menyarankan, agar tim eknomi Pemerintah harus lebih baik lagi dan solid dalam menjalankan tugas dengan baik, supaya utang negara yang terus berkembang tidak menjadi beban anak cucu bangsa ke depan.

“Artinya, kedepan tim ekonomi Pemerintah betul-betul harus lebih taf lagi, lebis solid dan betul-betul memiliki misi yang bagaimana supaya utang kita yang terus menerus berkembang ini, jangan menjadi beban pada anak cucu kita,” harapnya.

Anggota DPR RI tiga periode ini menjelaskan, hak seseorang menjadi Presiden hanya diatur dan berhak menjabat selama 10 tahun. Artinya, tugas dan tanggung jawab itu jangan membuat anak cucu makin susah dengan beban utang negara yang cukup besar. “Apapun tugas Presiden, amanah konstitusi hanya dua periode. Jadi jangan susahin anak cucu kita,” jelasnya. (Lia)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here