Gerindra DKI Jakarta Ramai Peminat
M Taufik, Syarif dan Sulhy saat jumpa pers di kantor Gerindra DKI, Jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018).
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jakarta, teropongmetro.com – DPD Partai Gerindra DKI Jakarta memperpanjang masa pendaftaran bakal calon legislatif DPRD Provinsi DKI periode 2019-2024 hingga 16 Mei 2018.

Pengambilan formulir pendaftaran calon wakil rakyat Jakarta itu sebelumnya ditetapkan mulai tanggal 30 April sampai dengan 5 Mei 2018.

“Kita perpanjang sampai 16 Mei, karena jumlah pendaftarnya cukup banyak. Kami ingin memberi kesempatan kepada masayarakat untuk mendaftar,” kata Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik saat jumpa pers di kantor Gerindra DKI, Jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018).

Sejauh ini, kata Taufik, partainya telah menerima 200 pendaftar untuk maju di Pileg 2019 mendatang.

Mereka terdiri dari beragam latar belakang, mulai dari tokoh agama, guru, dokter, aktivis, wartawan, hingga tokoh Parpol lain.

“Sampai hari ini, sudah ada 200 orang yang mendaftar. Yang menarik, ada 8 pendaftar asal Parpol lain yang juga mendaftar lewat Partai Gerindra,” ungkap Taufik.

Namun demikian, Taufik belum mau buka-bukaan nama para Caleg tersebut. Alasannya, kedelapan calon tersebut belum tentu lolos verifikasi, sehingga identitasnya perlu dilindungi.

“Sekarang, kami kembali mengajak kepada masyarajat luas agar mendaftar Caleg dari Gerindra. Kami ingin merekrut sebanyak-banyaknya Caleg agar nantinya menghasilkan legislatif yang kredibel dan profesioanal di DPRD,” jelas Taufik.

Selain itu, Taufik mengatakan, alasan lain partainya memperpanjang masa pendaftaran. Dikatakan dia, perekrutmen ini merupakan penyesuaian Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) baru soal Pileg 2019 oleh KPU.

Menurut Taufik, setiap bakal caleg nantinya akan melalui tahapan seleksi dan verifikasi yang cukup ketat.

“Jadi, verifikasi kami agak ketat, selain yang sudah ditentukan di awal, nantinya para Caleg saat mengembalikan formulir pendaftaran juga harus menyertakan 1000 dukungan berupa KTP sesuai Dapil masing-masing. Logikanya, kalau 1000 saja tidak sampai bagaimana mau terpilih,” ucap Taufik.

Wakil Ketua DPRD DKI itu menjelaskan, setiap bakal caleg juga harus memperhatikan aspek substansial dari kontestasi elektoral meningkatkan, suara partai serta memenangkan Prabowo Subianto menjadi Presiden di setiap Daerah Pemilihan (Dapil).

“Karena itu, bobot dan kualitas calon menjadi perhatian penting kami. Yang terpenting lagi, setiap bakal caleg wajib menangkan Prabowo di Pilpres 2019,” tegas Taufik.

Nanti, setelah berkas semua diserahkan, mantan Ketua KPU DKI itu menjelaskan, ada proses verifikasi administrasi dan faktual. Misalnya, kebenaran dukungan KTP, keaslian ijazah, tes narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), dan surat penyampaian pajak tahunan (SPPT) pribadi.

“Kami, memiliki sistem verifikasi untuk buktikan dukungan. Jika, ada KTP ganda atau fiktif langsung kami coret dukungan dan kami nyatakan gugur. Jangan, main-main manipulasi soal dukungan lah,” ucapnya.

Selanjutnya, setiap bakal Caleg harus membuat suara pernyataan menerima keputusan dan penetapan atau keputusan partai.

Menurut dia, hal ini juga menjadi penilaian salah satu parameter memperjuangkan kesejahteraan dan ideologi Gerindra.

Taufik menambahkan, partainya mengajak bergabung putra-putri dan tokoh masyarakat bergabung bersama Gerindra untuk melakukan perubahan di Ibu Kota lebih baik.

Di tempat yang sama Ketua penjaringan bakal caleg DPD Gerindra DKI Syarif menyatakan, Gerindra ingin sempurna dalam proses penjaringan bakal caleg 2019.

“Kami ingin hadirkan anggota dewan yang peka dengan kondisi rakyat. Satu lagi, wajib memenangkan Prabowo,” ucap Syarif. (Ra/Egk)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here