Sekjend PDIP Sebut Tidak Kemaruk Soal Jatah Menteri
Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA (teropongmetro) – Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, pihaknya merespons positif adanya keinginan pembentukan koalisi keumatan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Sehingga hal itu akan semakin menyemarakkan kontestasi politik paling akbar di tanah air.

Koalisi keumatan ini merupakan gagasan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

“Itu kan wajar, namanya berkoalisi, bekerjasama, berserikat berkumpul kan dijamin konstitusi. Justru kami mengharapkan karena mulai 4 Agustus itu sudah mulai tahapan calon presiden dan wakil presiden,” ujar Hasto di Bandung, Jawa Barat, Minggu, (03/06/2018).

Hasto juga menegaskan PDIP sebagai pengusung Joko Widodo untuk bertarung kembali pada Pilpres 2019 mendatang sudah memenuhi syarat dalam UU Pemilu. Hal kata Hasto karena partai koalisi pendukung Jokowi sudah kongkrit dan jelas.

Menurut Hasto, sejauh ini, partai yang mendukung Jokowi kembali maju antara lain PDIP, NasDem, Hanura, Golkar, Perindo, PPP, PKPI dan PSI. Kendati demikian Hasto tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan partai politik yang akan bergabung ke koalisinya.

“Mereka yang memberikan dukungan kepada Jokowi sudah firm. Nah, mereka yang akan mencalonkan pasangan lain. Agar demokrasi ini sehat sehingga ada kompetisi sehat menyampaikan gagasan bagi bangsa dan negara itu segera terbentuk,” kata Hasto.

Koalisi Segera Terbentuk

Hasto berharap, koalisi pasangan lain untuk melawan Jokowi diharapkan segera terbentuk agar persaingan Pilpres 2019 berjalan sehat. “Justru kami berharap koalisi yang lain segera terbentuk mengingat koalisi yang mendukung Pak Jokowi sudah terbentuk,” ujarnya menambahkan.

Terkait figur pendamping Jokowi di Pilpres 2019, akan dibahas Ketua Umum Megawati dengan Jokowi serta koalisi. “Nanti setelah pilkada baru kita bahas. Kalau PDIP diserahkan ke Ketua Umum nanti untuk berdialog dengan Bapak Presiden dan juga ketua partai lain,” katanya.

Sebelumnya, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan politikus senior PAN Amien Rais di Mekkah, Arab Saudi. Dalam pertemuan itu, Rizieq meminta agar terbentuk koalisi keumatan antara Gerindra, PKS, PAN, dan PBB.

“Bahwa Habib Rizieq Shihab meminta kepada Prabowo dan Amin Rais juga kepada pimpinan partai koalisi 212 untuk segera mewujudkan Koalisi Keumatan antara Gerindra, PKS, dan PBB,” kata Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif dalam keterangannya, Minggu, (03/06/2018).(Ra)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here