Hadar Gumay: Polemik Bawaslu dan KPU Bisa Merusak Sistem Pemilu
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay.
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menyayangkan perselisihan Bawaslu dan KPU terkait Peraturan KPU (PKPU) mengenai calon anggota legislatif.

Harusnya, menurut Hadar, kedua penyelenggara pemilu itu bersinergi dalam melaksanakan penyelenggaraan pemilu.

Baca Juga: Ustad Abdul Somad Diperiksa Polda Riau Soal Kasus Dugaan Penghinaan

“Mereka bukan didesain untuk berkelahi satu sama lain, tapi saling mendukung,” kata Hadar di Jakarta, Minggu (9/9/2018).

Hadar menilai, perselisihan Bawaslu dan KPU justru dikhawatirkan akan merusak sistem pemilu di Indonesia.

Bagaimanapun, mereka adalah pejabat publik yang diberi kepercayaan besar untuk menyelenggarakan pemilu.

“Lebih baik fokus pada kinerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hadar mengharapkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera mengambil tindakan saat terjadi perselisihan diantara keduanya.

“Cepat saja panggil kedua pihak dan berikan arahan,” tandasnya.

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Ketua Tim Sukses Jokowi-Ma’ruf, Sandiaga Uno Puji Erick Thohir

Mantan Komisioner KPU periode 2012-2017 itu pun meminta DKPP berperan lebih aktif untuk melakukan fungsi pencegahannya melerai kedua penyelenggara pemilu tersebut bila ada polemik. Hadar pun mendorong MA untuk melakukan langkah progresif dengan membuat terobosan hukum, karena PKPU pencalonan inilah momentum baik untuk menata bangsa.

“Saya harap Mahkamah Agung dapat berlaku progresif sehingga dapat memeriksa proses Judicial Review di sana dijalankan terbuka,” harapnya. (ra)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here