Ditunjuk Jadi Koordiantor Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Mundur dari PNS

1781
970
Ditunjuk Jadi Koordiantor Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Mundur dari PNS
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pengusung pasangan bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno telah menunjuk Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai koordinator juru bicara.

Hal itu telah disepakati oleh seluruh partai politik dalam pertemuan antar-sekjen di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018) malam.

“Koordinator jubir itu ada Dr Dahnil Anzar Simanjuntak, ketua Pemuda Muhammadiyah,” ujar Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno saat memberikan keterangan pers seusai pertemuan.

Baca Juga: Menteri Perdagangan Tak Cakap Urus Impor Beras, Perang Komentar Makin Memanas

Menurut Eddy, Dahnil sudah menyatakan bersedia untuk menjadi koordinator jubir dan akan bekerja secara penuh waktu.

Bahkan, kata Eddy, Dahnil akan mundur dari pekerjaanya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) agar dapat menjalankan tugasnya selama delapan bulan ke depan. Kendati demikian, Eddy tidak merinci berapa jumlah juru bicara yang tergabung tim pemenangan nasional pasangan Prabowo-Sandiaga.

“Mas Dahnil sebagai seorang PNS menyatakan siap mundur agar fokus penuh menjalankan fungsinya sebagai koordinator jubir selama delapan bulan ke depan,” kata Eddy.

Dalam pertemuan tersebut hadir Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Wakil Sekjen PAN Yandri Susanto, dan perwakilan Partai Demokrat. Sementara, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan tidak tampak hadir.

Selain Dahnil, nama-nama yang sudah pasti masuk antara lain Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan aktivitas gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman.

Baca Juga: Mahasiswa UNTIRTA Banten Tolak Kadatangan Ma’ruf Amien

Masuknya Dahnil dinilai bukan hal mengejutkan. Selama ini, figur muda Muhammadiyah itu terkenal kritis terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia juga selalu berdiri berseberangan dengan kelompok-kelompok pendukung Jokowi dalam isu-isu kebangsaan.

Lahir di desa terpencil, Salahaji, Pematang Jaya, Langkat, Aceh, Dahnil yang biasa Anin ini menghabiskan masa kecil hingga remaja (SMP) di Aceh dan Sibolga, Sumatera Utara. Orangtuanya lantas pindah ke Tangerang, Banten.

Lulus SMA, Dahnil menempuh bangku pendidikan tinggi STIE Ahmad Dahlan Jakarta. Saat inilah dia mulai aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Perjalanan kariernya membawa dia menjadi ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah pada muktamar Pemudah Muhammadiyah di Padang pada 2014.

Saat ini tercatat sebagai dosen tetap Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa Banten. Dengan menjadi Koordinator Jubir Prabowo-Sandi, maka dia akan meninggalkan statusnya sebagai pengajar di universitas tersebut.

Baca Juga: Ijtima’ Ulama Dukung Prabowo-Sandi, Ini Tanggapan Ma’ruf Amin

Profil Dahnil Anzar Simanjuntak:
Lahir: Salahaji, Pematang Jaya, Langkat, Aceh 10 April 1982
Umur: 36 tahun
Jabatan: Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah

Pendidikan:
Ilmu Akuntansi Publik, STIE Ahmad Dahlan Jakarta.
Magister Kebijakan Publik, Universitas Indonesia.
Doktoral Ilmu Ekonomi, Universitas Diponegoro.

Karier:
Dosen tetap Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa Banten.
Komisaris Utama Palm Mandiri Sentosa.
Ketua Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di STIE Ahmad Dahlan
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, 2014 sampai sekarang. (ra)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Comments are closed.