KPU Denpasar Verifikasi Faktual Terkait Polemik Tanggal Lahir Sama Temuan BPN 02
KPU Kota Denpasar bersama perwakilan BPN 02 dan Bawaslu Denpasar turun langsung melakukan verifikasi secara faktual, Minggu (16/3/2019).
Bagikan Berita Ini
  • 29
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    29
    Shares

DENPASAR (TEROPONGMETRO) – Menindaklanjuti Surat Edaran KPU RI No 419 tertanggal 15 Maret 2019 terkait verifikasi temuan data dari BPN 02, KPU Kota Denpasar bersama perwakilan BPN 02 dan Bawaslu Denpasar turun langsung melakukan verifikasi secara faktual. Hasilnya, dari semua sampling yang ditetapkan, para pemilih dapat ditemui di rumahnya secara faktual, Minggu (16/3/2019).

BACA JUGA: LTMPT Ubah Jadwal Pengumuman Hasil Sekesi Jalur SNMPTN

Ketua KPU Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya mengatakan, ada lima data pemilih yang diverifikasi secara faktual dalam waktu sehari, antara lain kategori pemilih dengan tanggal lahir 1 Januari atas nama Ni Ketut Radi, warga Jalan Astasura 12 Banjar Pulugambang Denpasar, kategori pemilih tanggal lahir 1 Juli atas nama Ibu Laila, warga Jalan Pulau Adi 36A, Denpasar.

Kemudian kategori pemilih tanggal lahir 31 Desember atas nama AA. Gede Putu Wisnawa, warga Jalan Pulau Ambon nomor 2, Gg Merpati Denpasar, kategori pemilih lebih dari 90 tahun dan kategori pemilih usia kurang 17 tahun Ni Ketut Lesmini, warga Jalan Letda Reta no 73 Yang Batu Kauh, Denpasar.

BACA JUGA: Temui Demontran, Ketua MPR: Mari Ciptakan Pemilu Yang Damai dan Menggembirakan

“Astungkara, hari minggu semuanya dapat ditemui secara faktual oleh KPU Denpasar dan jajarannya didampingi Bawaslu Denpasar dan perwakilan BPN 02,” ungkap Wayan Arsa Jaya didampingi Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggraeni di Kantor KPU Denpasar.

Untuk diketahui, kelima kategori pemilih yang diverifikasi secara faktual adalah masukan dari Tim BPN 02 yang diterima KPU RI dengan total data secara nasional 17,5 juta pemilih.

BACA JUGA: KPK Sudah Kantongi Oknum Kemenag yang Dipengaruhi Ketum PPP

Dari data tersebut diturunkan ke kabupaten/kota se-Indonesia untuk diverifikasi secara faktual. Setiap kabupaten/kota diminta untuk menarik satu sampling data pemilih dengan cara diundi di hadapan tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden serta disaksikan oleh Bawaslu Kota Denpasar.

“Juknis (Petunjuk teknis) memang seperti itu. Kami tarik sampling satu data pemilih untuk setiap kategori dengan cara diundi. Meski hanya satu tiap kategori, tapi kan ini dilakukan secara nasional setiap kabupaten/kota. Jika dikalkulasikan secara nasional cukup besar penarikan samplingnya. Sudah ada hitung-hitungan statistiknya,” terang Wayan Arsa Jaya.

BACA JUGA: Peringati Milad ke 55, IMM Denpasar Gelar Sarasehan Bersama Alumni

Demi transparansi, KPU Kota Denpasar juga mengundang team sukses kedua pasangan calon dan Bawaslu Denpasar untuk pengundian dan verifikasi faktualnya.

Tim BPN 02 tingkat Kota Denpasar yang menarik langsung nomor pengundian sampling untuk diverifikasi secara faktual. Serta mengajak Tim BPN 02 tingkat Kota Denpasar untuk melakukan verifikasi faktual secara bersama-sama turun kelapangan.

BACA JUGA: Debat Pilpres Ketiga, Begini Penutup Menyejukkan Sandiaga Uno

Anggota KPU Denpasar Dewa Ayu Sekar Anggraeni mengatakan dari 5 sampling yang dilakukan untuk kategori tanggal lahir 1 Januari, 31 Desember, 1 Juli, kategori usia di bawah 17 tahun, dapat ditemui secara faktual.

Untuk kategori pemilih 31 Desember dan atas nama AA. Gede Putu Wisnawa dapat ditemui dirumahnya warga Jalan Pulau Ambon nomor 2, Gg Merpati Denpasar.

KPU Denpasar Verifikasi Faktual Terkait Polemik Tanggal Lahir Sama Temuan BPN 02
KPU Kota Denpasar bersama perwakilan BPN 02 dan Bawaslu Denpasar turun langsung melakukan verifikasi secara faktual, Minggu (16/3/2019).

BACA JUGA: Koalisi Jokowi di Ambang Kehancuran Pasca PPP dan PKB Ribut

Begitu juga dengan kategori pemilih di bawah 17 tahun, atas nama ni ketut lesmini baru dapat diketahui alamat pastinya pada sore hari.

Setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, ternyata ni ketut lesmini ada dan sedang diluar rumah karena  bekerja serta team ditemui oleh suaminya dengan menunjukkan kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP). Hanya saja ada kekeliruan penulisan tahun kelahiran.

BACA JUGA: OTT KPK, Ma’ruf Amin Minta Kasus Rommy Tidak Dikaitkan dengan Pilpres

Dalam daftar pemilih tetap (DPT) tertulis tanggal lahir 2972-05-02. Sementara di KTP elektronik dan Kartu Keluarga tertulis lengkap tanggal lahirnya di tahun 1972. Sehingga dipastikan memenuhi syarat sebagai pemilih.

Sedangkan untuk kategori pemilih dengan tanggal lahir 1 Januari  atas nama ni ketut radi ditemui secara faktual di Jalan Astasura No 12 Banjar Pulugambang Denpasar.

BACA JUGA: Di Bengkulu, Prabowo Dapat Sumbangan Lagi dari Masyarakat

“KPU Denpasar bersama jajaran PPK/PPS di Denpasar Utara, Kaling/kadus, Bawaslu akhirnya secara faktual dapat menemui semua pemilih yang di-sampling. Untuk selanjutnya dilaporkan secara berjenjang ke KPU RI,” ungkap Dewa Ayu Sekar.(up/tm)


Bagikan Berita Ini
  • 29
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    29
    Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here