Menambah Teman Baru, Bantu Kurangi Tekanan Sosial Perempuan
Ilustrasi
Bagikan Berita Ini
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares

TEROPONGMETRO – Hidup bermasyarakat berisiko mengalami berbagai tekanan sosial. Survey yang dibuat Tantan, aplikasi trendi yang memberikan pengalaman menyenangkan untuk terhubung dengan kenalan baru, mengungkap bahwa sebanyak 82% perempuan menyatakan bahwa berkenalan dengan teman baru membantu mereka dalam perjalanan menemukan jati diri dan mengurangi tekanan sosial yang kerap dihadapi.

BACA JUGA: Ini Permintaan Golkar Kepada Erwin Aksa, Usai Dukung Prabowo-Sandi

Survey dilakukan bekerja sama dengan institusi penelitian independen. Tantan menyurvei lebih dari 1.000 perempuan berusia 18 hingga 35 tahun di 32 provinsi di Indonesia, secara online.

Jack Wu, Marketing Director di Tantan mengatakan, “Ekspektasi ideal dari kelompok sosial memberikan tekanan lebih kepada perempuan muda, dan menumbuhkan keraguan dalam mengeksplorasi untuk menemukan jati diri,” kata Jack Wu.

BACA JUGA: Minyak Sawit Indonesia Dilarang, DPR Desak Pemerintah Aktif Lobi Negara-negara Eropa

Hal ini sesuai dengan hasil survey yang didapat, bahwa sebanyak 55% perempuan muda Indonesia menyatakan tekanan sosial menghalangi mereka dalam menemukan jati diri.

Sementara itu, lanjut Jack, “Ketika perempuan menemukan teman baru yang cocok, mereka menemukan jati diri dan mampu mendorong perempuan untuk terus mengeksplorasi dirinya,” lanjut Jack.

BACA JUGA: KPU Kota Denpasar Gelar Uji Coba Situng Pemilu 2019

Hasil survei juga menunjukkan, keluarga menempati peringkat teratas sebagai sumber tekanan sosial terbesar. Lalu diikuti oleh rekan (di sekolah/universitas dan kantor) dan teman ketika responden diminta menyebutkan sumber tekanan sosial dari terbesar hingga terkecil.

Dari beragam sumber tekanan sosial, suatu kesamaan yang dirasakan oleh responden adalah ekspektasi yang dibebankan kepada mereka.

BACA JUGA: Gerindra Runner up, PDIP Minta Golkar Naikkan Elektabilitas

Responden menyatakan bahwa ideal yang diharapkan oleh suatu kelompok menjadi beban terbesar. Ekspektasi lainnya yang menjadi tekanan terbesar kedua yaitu dorongan untuk memiliki kesamaan norma serta pola pikir dengan anggota lainnya di dalam kelompok.

Bila diurutkan, tiga hal yang paling ditakuti oleh responden ketika tidak menyesuaikan diri dengan ekspektasi dari kelompok adalah, pertama mereka berhadapan dengan rasa kegagalan (#1), ketidakmampuan(#2), dan penolakan (#3).

BACA JUGA: Survei Litbang Kompas, Lieus Sungkharisma: Kompas Sudah Kembali Jadi Suara Hati Nurani Rakyat

Lanjut Jack, “Sebagai platform aplikasi dating, yang fokus untuk memberikan pengalaman terbaik bagi perempuan, Tantan berkomitmen membantu anggota kami dalam perjalanan menemukan jati diri dan mengaktualkannya. Dengan berinteraksi di platform kami, anggota bisa saling berkenalan dan terhubung ke berbagai kecocokan, mulai dari hobi, kesukaan, pengalaman yang menyenangkan, hingga pasangan hidup,” tandas Jack.(ak/tm)


Bagikan Berita Ini
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here