4 Masalah Kesehatan yang Disebabkan Susu
Ilustrasi.
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TEROPONGMETRO – Susu merupakan salah satu minuman yang kaya dengan nutrisi seperti kalsium, magnesium, potassium, zinc, dan protein. Sekitar 75 persen populasi di dunia mengidap laktosa intoleran yang menyebabkan mereka mencerna susu dengan tepat. Namun sayangnya, tidak semua orang bisa mengonsumsi susu dengan aman dan nyaman.

Pada sejumlah orang ini, susu bisa menyebabkan mereka mengalami kondisi kesehatan tertentu. Namun tidak hanya pada orang yang memiliki laktosa intoleran, konsumsi susu juga bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan yang tidak disadari.

BACA JUGA: Keputusan Gubernur Hentikan Reklamasi Pelabuhan Benoa di Dukung Majelis Desa Adat-PHDI

Sejumlah masalah kesehatan bisa ditimbulkan oleh susu karena sejumlah kondisi. Sebagaimana dilansir teropongmetro.Com, Selasa (27/8/2019) dari laman merdeka.com yang mengutip dari Health24, berikut sejumlah masalah yang bisa ditimbulkan dari konsumsi susu:

Bisa Menyebabkan Jerawat

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of the American Academy of Dermatology menunjukkan bahwa remaja yang memiliki jerawat cenderung minum susu baik skim maupun rendah lemak dalam jumlah besar. Temuan ini didapat dari penelitian yang dilakukan terhadap 225 remaja dengan usia antara 14 hingga 19 tahun.

BACA JUGA: Terpental Jadi Pengurus, Lukman Edy Siap Jadi Oposisi di Internal PKB

Jumlah susu yang mereka konsumsi setiap hari dimonitor dan dilakukan wawancara terhadap remaja ini. Diketahui bahwa mereka yang memiliki jerawat memiliki konsumsi susu yang signifikan pada pola makan mereka.

Meningkatkan Risiko Kanker

Penelitian mengungkap bahwa kalsium berlebih pada susu dan makanan lainnya bisa meningkatkan risiko dari kanker jenis tertentu. Secara khusus hal ini bisa meningkatkan risiko kanker prostat sekitar 30 hingga 50 persen pada pria.

BACA JUGA: Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Ridwan Kamil: Desainnya Kurang Tepat dan Boros Lahan

Diketahui juga bahwa kandungan gula pada susu berhubungan dengan tingginya risiko kanker ovarium pada wanita. Walau dibutuhkan penelitian lebih lanjut, namun diketahui bahwa hormon pertumbuhan yang diberi pada sapi memiliki kandungan zat kimia yang tinggi dan bisa meningkatkan risiko kanker.

Memicu Reaksi Alergi

Alergi susu umum dialami baik oleh orang dewasa maupun anak-anak. Mengonsumsi susu bisa memicu reaksi alergi jika kamu sensitif dengan susu atau produk olahan lainnya.

BACA JUGA: KPK Berang Pengacara Tersangka Korupsi Jadi Panelis Calon Pimpinan

Gejala alergi ini mencakup bersin, sulit bernapas, bercak darah di kotoran, konstipasi, diare, dan kondisi kulit memburuk seperti munculnya eksim. Sensitivitas pada kasein, protein pada susu, bisa menyebabkan reaksi lainnya termasuk hidung mampat, ruam kulit, dan migrain.

Bisa Meningkatkan Kolesterol Jahat

Terdapat dua jenis kolesterol, yaitu yang baik dan buruk. Sayangnya, kendati memiliki segudang nutrisi yang baik untuk kesehatan, terdapat kolesterol jahat yang dikandung oleh susu.

BACA JUGA: Divisi Hukum KPU se Bali Touring ke Destinasi Wisata Jati Luwih

Ketika tubuh Anda kelebihan kolesterol jahat, arteri milik Anda bisa tertutup, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. Susu menggantung lemak jenuh dan adam lemak trans yang keduanya bisa meningkatkan tingkat kolesterol buruk pada tubuh.

Walau memiliki sejumlah masalah untuk kesehatan, namun Anda sebaiknya juga tinggalkan minuman ini sepenuhnya. Pastikan saja untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan agar tidak mengalami sejumlah masalah ini.(tm)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here