PDI Perjuangan Sebut OTT KPK Hanya Kerja Sirkus
Politisi PDI Perjuangan, Masinto Pasaribu
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menilai bahwa kinerja KPK masih belum maksimal sejak didirikan tahun 2002 lalu.

Pasalnya uang negara yang diselamatkan KPK angkanya masih sangat kecil dibandingkan anggaran yang dikeluarkan untuk KPK.

BACA JUGA: Partai Oposisi Tidak Ada, Jokowi Vis A Vis Dengan Rakyat

“Hasil korupsi yang menimbulkan kerugian negara sudah optimal dikembalikan? Ini sudah 15 lebih tahun lebih kerugian negara yang dikembalikan KPK itu hanya Rp3,4 triliun. Sementara anggaran KPK itu sudah 15 triliun lebih. Terus kita masih mau bilang hebat ini barang?” katanya ditemui di Tebet Barat, Jakarta Pusat, Selasa (08/10/2019).

Itulah sebabnya kata dia, DPR sepakat untuk merevisi UU KPK.

BACA JUGA: BPJS Defisit, Demokrat: Berdoa Saja dan Rakyat Dilarang Sakit          

“Kalau kita biarkan saja UU KPK itu, kita masuk dalam persekongkolan melanggengkan korupsi di negeri ini. Aktivitasnya apa dia (KPK) hanya bisa nyadap, Operasi Tangkap Tangan (OTT). Mana kasus century? mana pelindo?. Pelindo itu, sudah ada audit dari BPK soal pembangunan kali baru, perpanjangan kontrak dan lain-lain, mana tidak selesaikan?,” paparnya.

BACA JUGA: Gerindra Klaim Berpeluang Duduki Kursi Menteri Pertanian

Masinton mengatakan kalau hanya sekedar melakukan OTT itu bukan pekerjaan besar. Sebab seharusnya KPK menjadi lembaga yang tidak hanya mengutamakan penindakan tapi lebih memprioritaskan pencegahan korupsi.

“Kalau cuman OTT dan OTT saja. Itu kerja sirkus, buka lagi UU Nomor 30 Tahun 2002,”Pungkasnya.(rat)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here