Enam Perguruan Tinggi Muhammadiyah Duduki 20 Besar PTS Terbaik se Indonesia

1744
341
Enam Perguruan Tinggi Muhammadiyah Duduki 20 Besar PTS Terbaik se Indonesia
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) peringkat ke-1 PTS terbaik.
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Lembaga Direktori Pendidikan Internaisonal UniRank merilis pemeringkatan universitas dunia terhadap lebih dari 13.600 universitas di 200 negara. Pemeringkatan UniRank ini telah membatasi pada perguruan tinggi yang sudah diakui dan telah terakreditasi pemerintah diantaranya memiliki progam S1/S2, dan memberikan pembelajaran tatap muka (non- jarak jauh).

Berdasarkan webmetric pada Januari 2020, UniRank melakukan pemeringkatan terhadap 571 universitas negeri dan swasta di Indonesia. Melalui 5 indikator webmetric, yaitu Domain Moz, Peringkat Global Alexa, Global SimilarWeb, Mjestic Referring Domains, dan Majestic Trust Flow, UniRank menempatkan 20 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia.

BACA JUGA: Mekeng 4 Mangkir Panggilan KPK, Saatnya Dijemput Paksa

Dari 20 Perguran Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia versi UniRank, 6 diantaranya adalah Peguran Tinggi Muhammadiyah (PTM) yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) peringkat ke-1 PTS terbaik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) peringkat ke-2, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) peringkat ke-5, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta peringkat ke-10, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) peringkat ke-15 dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) peringkat ke-17).

Atas capaian ke-6 PTM yang berhasil menjadi PTS terbaik versi UniRank mendapat apresiasi penuh oleh Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Lincolin Arsyad.

BACA JUGA: Korupsi Alih Fungsi Hutan, Zulkifli Hasan Akhirnya Penuhi Panggilan KPK

Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menjelaskan, capaian yang diraih PTM itu tak terlepas dari peranan Mejelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang terus mendorong kemajuan perguran tinggi.

Baik didorong dari sisi akademik dosennya, mengajarnya, dan peluang dosen untuk keluar negeri terus dikembangkan. Selain tentunya non akademik seperti olahraga dan kegiatan organisai yang ikut membantu kemajuan universitas.

“Jadi, PTM yang meraih peringkat 20 PTS terbaik versi UniRank itu relatif memang sudah berkembang baik dan kesemuanya sudah terakreditasi A,”jelas Lincolin saat ditemui Redaksi Muhammadiyah.id, pada Kamis (13/1).

BACA JUGA: Buntut Rekomendasi Provokatif, AWK Resmi Dilaporkan Ke Badan Kehormatan DPD RI

Lincolin menambahkan, pihaknya melalui Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah akan terus mendorong 5 universitas lagi agar menjadi universitas unggulan diantaranya adalah Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhamamdiyah Gresik (UMG), Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh).

“Kelima PTM ini akan kita dorong untuk menjadi universitas unggul, semoga segera terakreditasi A baik universitasnya, tenaga dosennya maupun non dosennya,” kata Lincolin menambahkan.

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah juga berharap universitas yang terbaik ini khusunya UMS dan UMY akan terus meningkatkan peluang menjadi universitas terbaik dan mampu bersaing dengan universitas lain yang sudah besar. Selain itu tentunya PTM yang sudah terakreditasi A seperti Umsu Medan, UM Malang dan UAD Yogyakarta juga harus meningkatkan kemajuan.

BACA JUGA: BIN Sebut Cepat Atau Lambat Harun Masiku Akan Segera Ditangkap

Selain medorong dan menargetkan adanya 10 lebih jumlah PTM yang terakreditasi A, Majelis Diktilitang PP Muhammadiyah terus mengupayakan PTM yang masih terakreditasi B untuk terus meningkatkan kapasitasnya sehingga bisa naik level.

“Prioritas Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah adalah selain mendorong PTM yang masih terakreditasi B untuk naik level adalah mengawal akademi dan sekolah tinggi Muhammadiyah untuk berubah menjadi universitas. Tentu harus didukung dengan SDM seperti dosen yang bergelar Doktor atau S3,” pungkasnnya.(ra/tm)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Comments are closed.