Korupsi Alih Fungsi Hutan, Zulkifli Hasan Akhirnya Penuhi Panggilan KPK
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/2/2020).
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2009-2014 Zulkifli Hasan (Zulhas) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (14/2), untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap terkait alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014.

Wakil Ketua MPR itu tiba di gedung merah putih, Jakarta sekitar pukul 10.05 WIB dan tidak memberikan komentar soal pemeriksaannya. Zulkifli yang mengenakan kemeja biru hanya melambaikan tangan kepada awak media dan langsung masuk ke lobi gedung KPK.

BACA JUGA: Buntut Rekomendasi Provokatif, AWK Resmi Dilaporkan Ke Badan Kehormatan DPD RI

Pemanggilan Zulkifli hari ini pemangilan ketiga, sebelumnya pada panggilan Kamis (16/1), Wakil Ketua MPR dan juga Ketua Umum DPP PAN tersebut belum memenuhi panggilan KPK.

Diketahui, KPK pada 29 April 2019 telah mengumumkan tiga tersangka terdiri dari perorangan dan korporasi, yakni PT Palma, Legal Manager PT Duta Palma Group tahun 2014 SRT, dan pemilik PT Darmex Group/PT Duta Palma SUD.

BACA JUGA: BIN Sebut Cepat Atau Lambat Harun Masiku Akan Segera Ditangkap

Nama Zulhas sempat disebut dalam konstruksi perkara tiga tersangka tersebut. Pada 9 Agustus 2014 Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan menyerahkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan tanggal 8 Agustus 2014 tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Menjadi Bukan Kawasan kepada Gubernur Riau saat itu Annas Maamun.

Dalam surat itu, Menteri Kehutanan membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengajukan permohonan revisi bila ada kawasan yang belum terakomodir melalui pemerintah daerah.

BACA JUGA: Zulhas Menang Telak, Siti Zuhro: Pengaruh Amien Rais Memudar dan Tak Dianggap Tokoh PAN Lagi

Adapun hubungan antara korporasi dengan dua orang tersangka lainnya, yaitu diduga pertama, perusahaan yang mengajukan permintaan pada mantan Gubernur Riau Annas Maamun diduga tergabung dalam Duta Palma Group yang mayoritas dimiliki oleh PT Darmex Agro.

Surya diduga juga merupakan “beneficial owner” PT Darmex Agro dan Duta Palma Group. Suheri merupakan Komisaris PT Darmex Agro dan orang kepercayaan Surya, termasuk dalam pengurusan perizinan lahan seperti diuraikan dalam kasus ini. (ra/tm)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here